Anggota TNI Kelahiran Kulon Progo Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon
- 30 Mar 2026 16:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo - Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) kelahiran Kulon Progo, dilaporkan meninggal dunia saat bertugas di Lebanon. Korban meninggal dunia akibat serangan altileri dari Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defence Forces (IDF), Minggu 29 Maret 2026. Anggota TNI bernama Farizal Romadhon dengan pangkat Praka ini, menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima di Kesatuan Yonif 113/JS Brigif 25/Suwah Dam IM.
Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma membenarkan kabar tersebut. Praka Farizal diketahui, merupakan warga asal Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. Korban meninggalkan seorang istri dan 1 putri yang kini sedang berada di Aceh.
Dyan mengaku belum memperoleh informasi rinci terkait Farizal meninggal dunia, termasuk kronologi kejadiannya.
"Yang jelas beliau sedang bertugas dalam misi perdamaian PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) di Libanon," ucapnya.
Dyan mengatakan hingga kini jenazah Praka Farizal masih berada di Libanon. Belum diperkirakan kapan jenazah Farizal akan dibawa kembali ke tanah air.
Namun Dyan memastikan, pemulangan jenazah korban akan diupayakan sesegera mungkin. Termasuk untuk proses pemakaman yang memerlukan diskusi dengan keluarga.
"Kami berikan informasi segera mungkin setelah ada kabar terbaru," katanya.
Dukuh Ledok, Wakidi mengaku mendapat kabar terkait Farizal dari Babinsa setempat yang kemudian segera disampaikan pada orang tuanya.
"Jadi Babinsa mengabari jika ada warga saya yang meninggal di Libanon, terkena rudal," ujarnya.
Wakidi menjelaskan, Praka Farizal merupakan anak kedua dari 2 bersaudara. Kakaknya seorang perempuan yang kini juga tinggal di Ledok.
Wakidi mengaku sudah ada diskusi dengan keluarga, terkait prosesi pemakaman Farizal. Rencananya pemakaman akan dilakukan secara militer.
"Keluarga menghendaki Farizal dimakamkan di pemakaman umum," katanya.
Hingga kini, pihak keluarga belum bersedia diwawancarai. Sejumlah warga juga tampak mempersiapkan penyambuyan jenazah seperti dengan membersihkan lahan di sekitar rumah orang tua Praka Farizal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....