TVRI Siarkan Piala Dunia, Kick Off Bola Gembira

  • 01 Feb 2026 11:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) menggelar Kick Off Bola Gembira serentak di 34 lokasi se-Indonesia, Minggu, 1 Februari 2026, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kick off ini sekaligus membuka secara resmi  TVRI menjadi oficial broadcaster dan akan menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026.

Meski pagi ini hujan mengguyur seluruh wilayah DIY, namun tidak menyurutkan masyarakat dan para pejabat di lingkungan Pemerintah baik Daerah, Kota, dan Kabupaten untuk menyaksikan momen penting dalam dunia olahraga Indonesia. Kick off yang di gelar di halaman Stadion Maguwoharjo, Sleman ini dibuka dengan senam, dan dilanjutkan dengan tendangan dari Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik Sukamto didampingi Kepala TVRI Stasiun Yogyakarta Akhbar Sahidi, dilanjutkan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, hingga Wakil Wali kota Yogyakarta Wawan Harmawan. 

Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Sukamto mewakili Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TVRI. Hal ini karena menurutnya, sebagai Televisi Negara, TVRI bisa hadir ke tengah-tengah masyarakat untuk menyajikan event olahraga bergengsi, Piala Dunia 2026.

"Pertama saya mewakili pemerintah daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan terima kasih kepada TVRI yang akan menyiarkan langsung Piala Dunia Sepak Bola 2026," katanya, disela kick off.

Sukamto mengungkapkan,olahraga sepak bola adalah olahraga nomor 1 di Indonesia. Sehingga dengan disiarkannya Piala Dunia oleh TVRI bisa menjadi sarana edukasi dan penyemangat generasi muda untuk memajukan olahraga Indonesia, khususnya sepak bola.

"Harapannya dengan disiarkannya melalui TVRI, maka akan bisa menginspirasi para anak-anak muda lebih giat berlatih sepak bola. ke depannya diharapkan empat tahun ke depan Indonesia bisa menyusul ikut Piala Dunia," ujarnya.

Kepala TVRI Stasiun Yogyakarta, Akhbar Sahidi menyampaikan, TVRI sebagai official broadcaster atau kembali mendapatkan hak siar sepak bola Piala Dunia tahun 2026 oni menjadi hadiah dari negara untuk seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga diharapkan, kehadiran siaran Piala Dunia 2026 melalui TVRI ini semakin menambah semangat olahraga masyarakat. 

"Ini merupakan hadiah dari negara, ini wujud negara hadir untuk seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, TVRI harus bisa memastikan bahwa siaran bola ini harus bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia termasuk di Yogyakarta," katanya.

Melalui seluruh stasiun TVRI yang berada di penjuru negeri, diungkapkan Akhbar Sahidi, Presiden Prabowo Subianto mengharapkan siaran Piala Dunia bisa menjadi hiburan bagi masyarakat atau rakyat seluruh Indonesia. Sehingga melalui, tema yang diusung TVRI 'Bola Gembira' ini, sekaligus menjadi momentum TVRI untuk berbenah diri menyajikan tayangan yang edukatif dan menghibur masyarakat. 

"TVRI pada momentum ini, kami akan terus berbenah diri untuk meyakinkan seluruh wilayah terutama di Yogyakarta untuk bisa masyarakat bisa menyaksikan siaran TVRI karena yang memegang hak siar itu bukan TVRI Jakarta tetapi TVRI Nasional dan TVRI Sport," ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Pemilik Persiba Bantul, Soekeno. Menurutnya, keputusan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan TVRI sebagai official broadcaster pada Piala Dunia ini sangat dinantikan masyarakat. 

"Harapan kami Piala Dunia yang disiarkan TVRI, ini akan membawa masyarakat Indonesia semakin mencintai sepak bola," ujarnya.

Soekeno juga menyebutkan, sepak bola merupakan salah satu olahraga yang membawa nama besar sebuah negara. Sehingga melalui siaran Piala Dunia ini akan bisa membawa generasi muda untuk terinspirasi dan semangat menjadi pemain sepak bola profesional untuk mengharumkan nama negara nantinya.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno menyatakan, melalui Kick Off Bola Gembira ini, TVRI menegaskan komitmennya untuk turut menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat se-Indonesia. Terutama menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2026 setelah memperoleh hak siar sebagai arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Siaran Piala Dunia 2026 ini merupakan inisiasi Presiden Prabowo untuk menghadirkan tayangan bagi seluruh rakyat, termasuk di wilayah terdampak bencana, sehingga menumbuhkan semangat optimisme untuk bangkit kembali,” katanya.

TVRI juga sudah memastikan seluruh sarana dan prasarana penyiaran siap mendukung siaran Piala Dunia yang mulai disiarkan pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Termasuk di kawasan terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga kawasan tertinggal, terdepan, terluar (3T).

“Presiden memberi arahan agar momen Piala Dunia ini bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali. Ini juga bukti kepedulian Presiden terhadap pembinaan sepak bola di Indonesia sejak dulu,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....