Kepemimpinan Presiden Prabowo Masuk Fase Krusial
- 21 Jan 2026 13:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang memasuki tahun kedua berada di fase krusial. Pakar Politik Pembangunan Negara UMY Ade Marup Wirasenjaya melihat, situasi saat ini menentukan efektivitas kepemimpinan.
”Termasuk arah strategis kebijakan jangka menengah hingga jangka panjang,” katanya, Rabu 21 Januari 2026. ”Tentu saja setelah melewati fase konsolidasi awal, tantangan struktural mulai terlihat lebih nyata, salah satunya pengelolaan ekonomi nasional.”
Tantangan itu juga di sektor pertahanan dan keamanan, maupun dalam perumusan kebijakan luar negeri. Saat ini, posisi Indonesia menurut Ade, berada di persimpangan penting, karena menghadapi tekanan ekonomi global dan dinamika politik domestik.
”Sementara di sisi lain harus berhadapan dengan rivalitas kekuatan besar di kawasan Indo-Pasifik,” ujarnya. ”Kondisi ini tentu saja, berdampak di kepentingan strategis nasional.”
Sementara itu, Dosen Hubungan Internasional UMY Imam Mahdi melihat situasi politik global sedang tidak baik-baik saja. Perang dan konflik antar negara masih terjadi, seperti Perang Rusia-Ukraina, maupun konflik Israel dengan Palestina.
”Ditambah dinamika Iran yang terus berkembang, dan rivalitas kekuatan besar semakin tajam,” katanya. ” Semua peristiwa ini menuntut pola kepemimpinan Indonesia yang lebih adaptif, responsif, dan visioner dalam menentukan keputusan.”
Sebagai negara dengan posisi strategis di kawasan serta representasi penting Global South, Indonesia tidak dapat bersikap pasif terhadap perubahan tatanan internasional. Kepemimpinan nasional dituntut lebih cermat membaca peluang dan risiko global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....