Perdagangan Global Semakin Tidak Pasti
- 10 Jan 2026 15:50 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Langkah Amerika Serikat (AS) mundur dari 66 organisasi internasional, memperbesar ketidakpastian sistem politik dan perdagangan di tingkat global. Keputusan itu dianggap membahayakan.
”Dan mengecewakan banyak pihak,” kata Pakar Ekonomi Politik Internasional UMY Faris Al-Fadhat, Sabtu (10/1/2026).
Sebetulnya menurut Faris, langkah AS bukan hal yang baru, mengingat Donald Trump sebagai Presiden AS cenderung menerapkan pendekatan unilateral. Yaitu menentukan keputusan sepihak dan mengabaikan kesepakatan internasional.
Selama ini, peran AS menjadi aktor utama penentu sistem tata kelola global (global governance) pasca Perang Dunia II bersama negara-negara Eropa. Sehingga, jika negara super power itu mundur dari organisasi global.
”Maka, aturan global bisa kehilangan maknanya, dan membahayakan tata kelola dunia. Apalagi bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia,” ucapnya. (r-ws/par)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....