Indonesia Butuh Penggerak Diplomasi Digital
- 31 Okt 2025 21:06 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Generasi muda memiliki peran strategis sebagai kekuatan baru diplomasi Indonesia di era digital. Diplomat Kementerian Luar Negeri, Margaretha Puspita melihat anak muda sekarang ini, bukan sekadar objek komunikasi pemerintah.
”Partisipasi generasi muda menjadi semakin krusial di tengah dinamika global yang dipengaruhi oleh teknologi informasi,” kata Margaretha secara tertulis, Jumat (31/10/2025).
Dengan kreativitas dan literasi digital yang kuat, anak muda Indonesia dapat mengisi ruang digital internasional. Yaitu dengan narasi positif tentang Indonesia yang sejalan dengan kepentingan nasional.
Generasi muda Indonesia yang mayoritas pengguna media sosial, punya peran ganda di era teknologi informasi. Yaitu sebagai produsen, sekaligus konsumen informasi.
Terlebih, dengan potensi demografi yang mencapai 20 persen dari total populasi Indonesia, kalangan muda dapat menjadi digital ambassadors di media sosial. Sehingga harapannya, bisa memperkuat pengaruh Indonesia di dunia maya.
Ia menggambarkan media sosial dan ruang digital sebagai pedang bermata dua. Sebab, ruang digital bisa menjadi ancaman jika digunakan tanpa arah, namun juga menjadi kekuatan lunak, jika dimanfaatkan secara bijak. (r-ws/par)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....