EMT Muhammadiyah, Tim Medis Darurat Internasional Pertama dari Indonesia

  • 23 Okt 2025 21:41 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Muhammadiyah resmi mencatat sejarah baru dalam kiprah kemanusiaan internasional. Setelah melalui proses panjang dan komprehensif sejak tahun 2017 silam, Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah dinyatakan terverifikasi oleh World Health Organization (WHO) sebagai tim medis darurat berstandar internasional pertama dari Indonesia.

Hal ini disampaikan langsung oleh EMT Secretariat, WHO HQ Roy Anthony Cosico dengan menyerahkan secara langsung Confirmation Letter EMT Global Classification kepada EMT Muhammadiyah, Minggu (19/10/2025) akhir pekan lalu, bertempat di Aula Masjid KH Sudja' Kompleks PKU Muhammadiyah Gamping.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Syafiq A Mughni, menyebutkan, momentum bersejarah ini merupakan bukti nyata pelaksanaan program prioritas Muhammadiyah periode 2022–2027, yaitu memperluas dan melembagakan internasionalisasi Muhammadiyah dalam misi dakwah dan tajdid yang rahmatan lil-‘alamin.

“Sertifikasi yang kita peroleh hari ini sangat penting karena mencakup tiga aspek utama, yakni komitmen, mindset dan motivasi, serta keterampilan teknis. Ketiganya saling berkaitan dan menjadi fondasi utama bagi EMT Muhammadiyah untuk terus berkembang. Melalui komitmen dan kemampuan teknis yang didukung pengalaman lapangan, kami akan terus memberikan yang terbaik bagi kemanusiaan dan kesejahteraan bangsa,” kata Syafiq.

Sebelumnya, EMT Muhammadiyah telah menjalani tahap pre-verification WHO pada 9–10 Juli lalu di Yogyakarta, dengan pendampingan teknis dari Robert Koch Institute (RKI) dan International Search and Rescue (ISAR) Germany. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, WHO menyatakan EMT Muhammadiyah layak mengikuti proses verifikasi akhir untuk memperoleh status resmi sebagai tim medis darurat internasional

Sementara dr Agus Taufiqurrahman, salah satu Ketua PP Muhammadiyah berharap kiprah Muhammadiyah ke depan dapat semakin diperkuat dan terus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari peran-peran internasionalnya.

"Setelah melalui perjalanan panjang, Muhammadiyah dalam peran kemanusiaan global berhasil melakukan segala proses verifikasi WHO sehingga Muhammadiyah secara resmi memiliki medical team yang terverifikasi untuk pertama kalinya di Indonesia, nomor ke-16 di Internasional. Tentu ini akan menghasilkan harapan untuk semakin menguatkan kiprah Muhammadiyah sebagai bagian yang tak terpisahkan dari peran-peran internasionalnya," kata Agus.

Dengan capaian ini, Muhammadiyah menegaskan komitmennya sebagai organisasi kemanusiaan global yang profesional, berbasis nilai-nilai Islam, dan siap berkontribusi dalam misi penanggulangan bencana dan krisis kesehatan, baik di tingkat nasional maupun internasional. (ros/rini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....