Pakar UMY Soroti Tewasnya Diplomat RI di Peru

  • 04 Sep 2025 12:54 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Kabar duka kembali menyelimuti dunia diplomasi Indonesia. Setelah kasus misterius kematian Arya Daru pada Juli lalu, kini giliran Zetro Leonardo Purba, diplomat Indonesia yang bertugas di Lima Peru.

Zetro tewas ditembak saat bersepeda bersama istrinya pada Senin (1/9/2025) malam waktu setempat. Peristiwa tragis ini memunculkan tanda tanya publik, karena terjadi dalam waktu berdekatan dengan kasus sebelumnya.

Namun menurut Pakar Hubungan Internasional UMY Bambang Wahyu Nugroho, dua peristiwa itu tidak saling berkaitan. Kematian Zetro murni akibat tindak kriminal acak, bukan bagian dari intrik geopolitik maupun diplomatik.

"Hal ini berkaitan dengan kondisi keamanan domestik Peru yang memang tergolong rawan," katanya, Kamis (4/9/2025).

Ia menuturkan, situasi Peru saat ini sangat tidak stabil. Sejak tahun 2018, negara tersebut sudah lima kali berganti presiden, yang berdampak pada krisis ekonomi dan sosial, tingginya pengangguran, kesenjangan sosial, serta maraknya kejahatan.

Kondisi itu membuat ibu kota Peru, Lima, menjadi salah satu kota yang berbahaya, bahkan bagi warganya sendiri. Ia menduga, Zetro awalnya merasa aman tinggal di Lima, sama seperti saat di Melbourne Australia atau Jakarta Indonesia.

”Padahal kultur sosial di Lima sangat buruk. Tindak kriminal sering terjadi, hampir semua berandalan di sana membawa small gun,” ujarnya. (r-ws)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....