Saatnya Masyarakat Internasional Selamatkan Jurnalis di Gaza
- 31 Agt 2025 16:58 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Tindakan Zionis Israel yang membunuh jurnalis saat bertugas di Gaza, merupakan strategi menghalangi aliran informasi terkait genosida di Palestina. Saat ini, Israel berhasil menguasai narasi media barat, sehingga pemberitaan yang muncul seringkali memihak kepentingan mereka.
”Pemerintah Zionis tidak ingin ada informasi alternatif selain yang mereka kontrol,” kata Dosen Ilmu Komunikasi UMY Fajar Junaedi secara tertulis, Minggu (31/8/2025).
Fajar juga menyayangkan sikap dunia internasional yang dinilai lemah dalam memberikan tekanan terhadap Zionis Israel. Minimnya respons global, membuat pelanggaran terus berulang dan memberikan impunitas bagi pelaku.
“Normalisasi wacana oleh media-media Barat pro-Israel membuat para pelaku merasa kebal hukum. Tidak ada efek jera, sehingga tragedi terus terjadi,” ungkapnya.
Masyarakat internasional harus bersuara. Sebab, adanya tekanan publik, baik melalui media sosial, aksi solidaritas, maupun boikot produk pro-Israel, dapat menjadi kekuatan moral dalam mendukung keselamatan jurnalis di Gaza.
”Maka penting bagi kita ikut bersuara dengan memberikan tekanan, melakukan aksi boikot, serta menunjukkan dukungan publik yang kuat. Keselamatan jurnalis harus diperjuangkan karena mereka adalah garda terdepan pembawa kebenaran,” katanya. (r-ws)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....