Lebih dari 240 Jurnalis Jadi Korban di Gaza
- 31 Agt 2025 15:47 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Lebih dari 240 jurnalis gugur, akibat agresi brutal Zionis Israel di Jalur Gaza. Bahkan tragedy yang terbaru, sebanyak lima jurnalis media internasional terkemuka seperti Reuters, Al Jazeera dan Middle East Eye, kembali menjadi korban serangan Zionis Israel di Rumah Sakit Nasser Gaza.
Menanggapi peristiwa tersebut, Dosen Ilmu Komunikasi UMY Fajar Junaedi menegaskan, serangan Israel terhadap para jurnalis merupakan upaya sistematis untuk membungkam kebenaran. Seharusnya, keselamatan jurnalis saat bertugas harus dilindungi, termasuk dalam kondisi perang.
”Apa yang dilakukan Israel merupakan bentuk pembunuhan sistematis terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas,” kata Fajar Junaedi secara tertulis, Minggu (31/8/2025).
Serangan terhadap jurnalis di Gaza melanggar sejumlah hukum dan konvensi internasional. Pasal 79 Protokol Tambahan I Konvensi Jenewa menegaskan, jurnalis di zona perang harus diperlakukan sebagai warga sipil dan dilindungi, selama mereka tidak terlibat langsung dalam permusuhan.
Resolusi 2222 Dewan Keamanan PBB (2015) juga menekankan kewajiban semua pihak dalam konflik bersenjata, untuk menghormati dan melindungi jurnalis dari kekerasan. Hal ini menunjukkan adanya komitmen global untuk melindungi jurnalis. (r-ws)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....