Senator DPD RI Kutuk Serangan Amerika ke Iran

  • 23 Jun 2025 00:29 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Hilmy Muhammad mengutuk keras serangan militer Amerika Serikat ke tiga kota di Iran. Tindakan kriminal tersebut harus dilawan secara kolektif oleh komunitas internasional yang masih menjunjung tinggi kemanusiaan dan keadilan global.

Tindakan Amerika Serikat sebagai negara agresor itu selain melanggar hukum internasional, juga mempermalukan seluruh nilai yang mereka propagandakan selama ini. Baik tentang demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum.

”Demokrasi ala Amerika tidak pantas dijadikan teladan bagi komunitas dunia,” kata lelaki yang akrab disapa Gus Hilmy itu melalui keterangan pers tertulis kepada media, Minggu (22/06/2025).

Ia menganggap, serangan terhadap Iran bukan semata tindakan sepihak, melainkan bagian dari agenda geopolitik imperialis yang terus dipertahankan dengan dalih keamanan global. Khatib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu juga melihat, aksi yang dilakukan Amerika Serikat bukan soal nuklir semata.

”Ini jelas soal bagaimana Amerika mempertahankan dominasi globalnya dan melindungi kepentingan Zionis Israel yang sudah kehilangan legitimasi moral di hadapan dunia. Melanggar kedaulatan negara berdaulat dan memperlebar jurang konflik,” ujarnya.

Gus Hilmy menambahkan, tindakan tersebut justru menandakan jika Israel berada di ujung tanduk menghadapi perlawanan Iran dan sekutunya. Ketika Israel mulai goyah, Amerika maju sebagai algojo yang merupakan koalisi penjajah.

Ia juga mendorong pemerintah untuk memanggil Duta Besar Amerika Serikat dan menyampaikan nota protes diplomatik. Disamping itu, pemerintah juga perlu mengambil langkah konkret di PBB, OKI, dan Gerakan Non-Blok.

”Jangan hanya prihatin. Saatnya berdiri di barisan korban, bukan pelaku,” tegas anggota Komite II DPD RI tersebut. (r-ws)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....