Profesor Bilveer Singh: Mari Saling Berdiskusi
- 31 Mei 2025 22:35 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Pakar Keamanan Regional National University of Singapore (NUS) Profesor Bilveer Singh menyampaikan, negara-negara anggota ASEAN tidak menyambut baik eskalasi konflik yang berimplikasi pada instabilitas geopolitik. Ia merujuk konflik antara India dengan Pakistan.
ASEAN dalam posisi ini tidak ingin memihak dalam konflik abadi dan berharap bahwa model ASEAN dapat bermanfaat bagi India dan Pakistan. Pendekatan utamanya adalah tetap netral, membina kerja sama regional, keberagaman kemitraan politik dan keamanan.
“DNA kita (ASEAN) itu adalah saling berdiskusi untuk membuat titik temu, berbicara tentang hasil, dan model perdamaian yang keberlanjutan,” katanya saat berbicara dalam kuliah tamu di UMY, Selasa (27/5/2025).
Ia juga menekankan, persaudaraan antar negara-negara ASEAN yang erat menjadi lebih penting, sehingga perang bukan merupakan budaya negara-negara ASEAN. Ia juga menganggap bahwa ASEAN sebagai masa depan dunia yang memiliki kekuatan ekonomi, politik, dan teknologi yang berkapasitas.
“Kita bisa tutup semua selat-selat kunci perdagangan dunia, kita bisa melumpuhkan dua samudera. Kita rumpun melayu, berperang bukan budaya kita, kita bisa menyediakan platform pertemuan, kita (negara-negara ASEAN) bisa berjalan bersama,” kata Bilveer. (r-ws)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....