Sepatu Hitam Simbol Kesederhanaan Mendiang Paus Fransiskus
- 27 Apr 2025 08:27 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Paus Fransiskus, yang dikenal dengan gaya hidupnya yang sederhana, kembali menunjukkan keteladanannya bahkan setelah wafat.
Ketika memilih peti jenazah dari kayu cemara dan sepatu hitam bekas yang dikenakannya dalam prosesi pemakaman menjadi simbol kuat dari nilai kesederhanaan yang terus ia gaungkan.
Pastor Faris Jebada, OFM, seorang ahli sejarah Gereja di Roma, menjelaskan melalui siaran langsung CNN Indonesia TV (26/4/2024), Paus Fransiskus memilih sepatu hitam bekas, berbeda dengan tradisi paus sebelumnya yang mengenakan sepatu merah simbol kekuasaan.
"Pemilihan sepatu ini memperlihatkan sikap sederhana dan kerendahan hati Paus Fransiskus hingga akhir hayat," ujar Faris.
Meskipun Gereja Katolik memiliki tradisi yang diwariskan turun-temurun, Paus Fransiskus tetap konsisten menekankan kesederhanaan. Ia memilih peti jenazah dari kayu cemara, berbeda dengan peti jenazah paus terdahulu yang berlapis tiga.
Menurut Faris, langkah ini bukan berarti menentang tradisi, melainkan menekankan nilai kerendahan hati seorang gembala umat. Otoritas Vatikan tetap menambahkan lapisan metal atau seng sebelum peti ditutup kembali, demi menjaga jenazah dan isinya.
"Saat wafat, jenazah biasanya diletakkan di atas catafalco dan dipajang di depan Basilika Santo Petrus. Namun, ia memilih langsung diletakkan dalam peti," ucap Faris, mengakhiri penjelasannya.
Kesederhanaan Paus Fransiskus ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut tetap relevan di tengah dunia yang terus berubah. (jor/atang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....