Tim Garuda UNY Cetak Prestasi di Shell Eco Marathon
- 21 Feb 2025 10:52 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mencetak sejarah gemilang pada Shell Eco Marathon 2025 di Lusail International Circuit, Doha, Qatar. Dalam kompetisi yang diikuti oleh 16 negara di Asia Pasifik dan Timur Tengah itu, Tim UNY meraih Juara 2 Regional Championship dan Juara 3 Milleage dalam kategori Battery Electric (BE) Urban Concept.
Regional Championship merupakan ajang paling bergengsi pada kompetisi Shell Eco Marathon. Seluruh tim yang meraih podium satu sampai tiga dari semua kategori urban concept akan diadu untuk mendapatkan posisi terdepan.
Tidak hanya beradu kecepatan saja, namun mereka juga harus mengatur strategi karena bahan bakar yang mereka miliki terbatas. Dari sembilan tim yang seharusnya mengikuti kompetisi ini, hanya lima yang berhasil masuk kualifikasi dan semua merupakan perguruan tinggi dari Indonesia.
Tim Garuda UNY bersaing ketat dengan empat perguruan tinggi yaitu Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Udayana, Universitas Brawijaya, dan Universitas Diponegoro. Tim Garuda UNY menampilkan mobil ‘Anak Lanang’ yang dipimpin Arvin Maulana Hafizh sebagai ketua tim.
Mobil tersebut meraih juara ketiga milleage dalam kategori Battery Electric (BE) Urban Concept. Garuda UNY bersaing ketat dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Guangdon Polytechnic Normal University – China, Indian Institute of Technology – India.
Kemudian dengan Prince Sultan University – Saudi Arabia, Jose Rizal University – Philipina, National University of Sciences and Technology – Pakistan, King Faisal University – Saudi Arabia. Juga dengan Universitas Udayana – Indonesia, Universitas Brawijaya – Indonesia, Universitas Indonesia – Indonesia.
"Dengan diraihnya juara 3 milleage, tim Garuda UNY mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Regional Championship," kata Arvin secara tertulis, Jumat (21/2/2025).
Shell Eco Marathon 2025 diikuti 61 tim dari berbagai universitas dan institusi pendidikan tinggi di Asia Pasifik dan Timur Tengah. Termasuk Indonesia, Brunei Darussalam, Thailand, Malaysia, Philipina, China, Korea Selatan, Saudi Arabia, Oman, India, Qatar, Kazakhstan, Mesir, Pakistan, Uni Emirates Arab, dan Bahrain.
"Setiap tim berkompetisi untuk menciptakan kendaraan yang paling efisien dalam penggunaan energi, dengan fokus pada inovasi dan keberlanjutan," ujar Arvin. (r-ws)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....