Matangkan Persiapan SKD Poltekpin 2026, Koordinasi BKN Yogyakarta Dilakukan
- 25 Sep 2026 00:12 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY bergerak cepat mematangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Mahasiswa Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia (POLTEKPIN) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diwujudkan melalui koordinasi intensif dengan Kantor Regional (Kanreg) I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta pada Selasa, 22 September siang.
Langkah proaktif ini merujuk pada Peraturan Menteri Hukum Nomor 2 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Kementerian Hukum serta Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 perihal Jadwal Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Tahun 2026.
Pertemuan koordinasi yang berlangsung pukul 09.30 WIB di Kantor BKN Kanreg I Yogyakarta tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum DIY, Yudi Arto, bersama tim Analis SDM Aparatur Ahli Muda, yakni Muhamad Arif Rohman, Andriyanta S., dan Aris Setyawanto.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY, Agung Rektono Seto, menyampaikan bahwa koordinasi ini sangat krusial untuk memastikan seluruh tahapan tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) berjalan dengan akuntabel, transparan, dan lancar.
"Sebanyak 424 peserta formasi umum akan mengikuti SKD di titik lokasi BKN Kanreg I Yogyakarta. Pelaksanaan tes dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 28 dan 29 September 2026, yang terbagi dalam tiga sesi," ujar Agung.
Berdasarkan kesepakatan teknis, pelaksanaan SKD hari pertama pada Senin (28/9/2026) akan dimulai pada Sesi IV yang diikuti oleh 59 peserta di Gedung B. Sementara untuk hari kedua, Selasa (29/9/2026), dilanjutkan dengan Sesi I yang menampung 150 peserta di Gedung A dan 90 peserta di Gedung B, serta Sesi II di Gedung A sebanyak 125 peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yudi Arto, menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan teknis lapangan guna memberikan kenyamanan serta transparansi bagi seluruh peserta seleksi.
"Koordinasi ini penting untuk menyelaraskan alur teknis dan pembagian tugas lapangan. Kami ingin memastikan seluruh sarana pendukung, mulai dari registrasi hingga pemeriksaan berkas, berjalan cepat dan humanis tanpa mengabaikan ketertiban. Dengan dukungan sarana pendukung dan sistem CAT dari BKN, kami optimistis ujian akan berjalan lancar dan adil," kata Yudi Arto usai pelaksanaan koordinasi.
Guna menjaga keandalan proses seleksi, pihak BKN Kanreg I Yogyakarta memberikan jaminan penuh terkait sterilisasi ruang ujian, kesiapan sistem jaringan komputer berbasis CAT, hingga ketersediaan daya listrik cadangan (generator set) untuk meminimalisasi potensi gangguan teknis.
Selain itu, pembagian perimeter kerja juga telah disepakati secara mendetail. Tim BKN akan bertindak sebagai pengawas utama di area steril ruang ujian. Sementara itu, panitia dari Kanwil Kemenkum DIY bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan logistik, alur meja registrasi, verifikasi berkas fisik, hingga layanan penitipan barang peserta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....