Dishub Sleman Tidak Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Khusus Selama Libur Sekolah

  • 25 Jun 2026 01:27 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman tidak menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah. Meski demikian, pemantauan arus kendaraan akan tetap dilakukan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan.

Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Heri Kuntadi menjelaskan pihaknya akan melakukan pemantauan mobilitas kendaraan melalui pengecekan langsung di lapangan maupun pemanfaatan teknologi seperti Closed Circuit Television (CCTV) dan Area Traffic Control System (ATCS).

“Kami akan memantau arus-arus lalu lintas itu dan nanti bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk memantau titik-titik yang memang rawan macetan melalui pemantauan baik berkala ke lapangan maupun melalui CCTV dan ATCS,” ucapnya saat dikonfirmasi

Heri menyampaikan, apabila terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan, pengaturan arus lalu lintas akan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi yang memiliki kewenangan terhadap ruas jalan terkait.

“Nanti jika diperlukan pengaturan-pengaturan arus, kami akan berkoordinasi dengan Satlantas maupun pemilik kewenangan jalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memprediksi kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi di kawasan Simpang Tiga Prambanan hingga ruas Jalan Solo menuju Kota Yogyakarta. Lokasi tersebut menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari Exit Tol Prambanan yang menuju Kota Yogyakarta maupun kawasan wisata di Kabupaten Gunungkidul.

Selain itu, jalur dari arah Magelang menuju Tempel, hingga Jombor juga menjadi fokus pemantauan karena volume kendaraan di kawasan tersebut dinilainya meningkat saat musim liburan.

Dari arah barat, Dishub Sleman juga akan memantau kondisi lalu lintas di sepanjang Jalan Wates, kawasan Simpang Pelem Gurih dan sekitarnya.

Untuk mendukung pemantauan, Dishub Sleman memanfaatkan data lalu lintas dari sistem Smart Province yang mampu memberikan informasi jumlah kendaraan yang keluar masuk wilayah DIY.

“Nanti lewat bantuan Smart Province di situ kan ada accounting dan data-data kendaraan keluar masuk baik ke wilayah Sleman maupun ke wilayah DIY,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....