Peringatan Kembalinya Jogja Jadi Media Edukasi Sejarah bagi Generasi Muda

  • 06 Jun 2026 23:26 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman menjadikan peringatan Hari Bersejarah Kembalinya Jogja sebagai momentum untuk mengenang sejarah di masa lalu serta membangun kesadaran sejarah untuk menghadapi masa depan bagi masyarakat khusunya generasi muda.

Peringatan tersebut digelar melalui sarasehan sejarah yang menghadirkan akademisi, budayawan, serta pegiat sejarah dan museum serta pentas sosiodrama yang akan digelar pada 23 Juni 2026 di Museum Monumen Yogya Kembali.

Kepala Bidang Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Joko Dwi Haryadi mengatakan peristiwa Kembalinya Jogja memiliki nilai penting yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak kehilangan pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Ia menjelaskan Kabupaten Sleman memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk mewariskan nilai-nilai tersebut kepada generasi penerus.

“Kabupaten Sleman karena memiliki keterkaitan erat dengan segala perjuangan kemerdekaan Indonesia, kita harus selalu menjaga moral, melestarikan dan mewariskan nilai-nilai perjuangan tersebut kepada utamanya generasi muda,” ucapya dalam konferensi pers yang digelar, Kamis 4 Juni 2026.

Dengan kegiatan ini, ia berharap masyarakat semakin mengenal sejarah perjuangan bangsa, tumbuhh rasa bangga terhadap identitas kebangsaan serta terbangun kesadaran untuk menjaga dan melestarikan warisan sejarah sebagai bekal yang penting untuk pembangunan karakter bangsa.

“Dengan menghidupkan kembali memori perjuangan melalui sarasehan dan sosiodrama, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dapat terus diwariskan kepada generasi penerus secara lebih menarik, inspiratif, dan bermakna,” ucapnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....