Koperasi Hadapi Tantangan di Era Persaingan Ekonomi

  • 27 Apr 2026 17:27 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Dinas Koperasi dan UKM DIY ingin memperkuat kapasitas koperasi, dengan menggelar Sinau Bareng SiBakul. Kegiatan ini mengambil tema Kolaborasi atau Tertinggal: Masa depan Koperasi di Tengah Persaingan Ekonomi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Agus Mulyono ingin mewadahi ruang diskusi strategis bagi para pelaku koperasi, melalui kegiatan Sinau Bareng SiBakul. Sehingga, mereka bisa meningkatkan wawasan, memperkuat jejaring, serta mendorong peningkatan daya saing di tengah dinamika ekonomi.

Saat ini, kolaborasi menjadi kunci utama, agar koperasi dapat bertahan dan berkembang. Maka, para pelaku koperasi perlu membangun sinergi, baik antar koperasi, dengan para pelaku usaha, maupun dengan para pemangku kepentingan di daerah, seperti pemerintah, akademisi dan juga sektor swasta.

”Dengan kolaborasi yang kuat, inovasi, serta penguatan sumber daya manusia, para pelaku koperasi diharapkan mampu memperluas akses pasar,” ucapnya. ”Juga meningkatkan efisiensi usaha, serta menciptakan nilai tambah lebih besar.”

Kegiatan Sinau Bareng SiBakul ini, sekaligus menjadi wujud nyata upaya pemerintah daerah, dalam mendorong transformasi koperasi menuju arah yang lebih modern. Juga agar tata kelola koperasi lebih relevan dengan kebutuhan zaman. dan relevan dengan kebutuhan zaman.

”Ke depan, diharapkan koperasi dapat terus berperan sebagai pilar utama perekonomian yang inklusif,” ucapnya. ”Dan tentu saja bisa berkelanjutan.”

Acara ini menghadirkan narasumber kompeten, yakni Kurniawan Fahmi dan Ambar Pertiwiningrum. Kedua narasumber memberikan perspektif mendalam mengenai tantangan dan peluang koperasi di era persaingan global, dengan kebutuhan utama kolaborasi, inovasi dan penguatan SDM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....