Zero Tolerance Gratifikasi dan Pungli Jadi Target Kemenkum DIY

  • 13 Mar 2026 00:36 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY menggelar Evaluasi Pembangunan Zona Integritas untuk periode Triwulan I Tahun 2026. Kanwil Kemenkum DIY berkomitmen untuk dapat mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang telah diraih sebelumnya.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenkum DIY, Rabu, 11 Maret 2026. Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto mengatakan bahwa diraihnya WBBM adalah hasil kerja keras seluruh jajaran dan berharap integritas dalam melayani publik tetap dipertahankan.

"Ini bukan kerja instan, memang tidak mudah, tapi kita bisa. Terima kasih tas dukungan dan kinerja Bapak dan Ibu sehingga Kanwil DIY bisa meraih WBBM," ujar Agung.

Untuk tahun ini, Agung meminta jajarannya untuk fokus pada dua hal, yaitu pada pelayanan dan integritas kinerja. Ia berharap kinerja tim Pembangunan ZI yang baik dipertahankan.

Sementara itu, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (Kadiv P3H) Kanwil Kemenkum DIY Febri Nurdian Satriatama mengatakan saat ini fokus Kanwil DIY sudah harus bergeser dari usaha meraih WBBM menjadi usaha untuk mempertahankannya. Hal yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

"Zero tolerance untuk praktik pungli dan gratifikasi. Tetap jaga inovasi, fokus ke digitalisasi dan customer experience," kata Febri.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum DIY Evy Setyowati Handayani selaku Ketua Pembangunan ZI menyebut diraihnya WBBM bukanlah akhir, melainkan awal menuju reformasi birokrasi yang benar-benar bersih bagi seluruh jajaran Kanwil Kemenkum DIY. Evy juga mengimbau agar seluruh Tim Pokja segera melengkapi data dukung yang diperlukan untuk periode B03.

"WBBM itu bukanlah akhir, tapi justru ini adalah awal bagi kita. Saya berharap kita sama-sama solid untuk membangun zona integritas di Kanwil Kemenkum DIY," ucapnya.

Rekomendasi Berita