Dinas Perdagangan Kulon Progo Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Kapanewon
- 03 Mar 2026 21:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, KULON PROGO – Dinas Perdagangan Kulon Progo bekerja sama dengan Perumda Aneka Usaha, melaksanakan operasi pasar di 12 kapanewon. Kegiatan ini dilaksanakan selama 12 hari, mulai 2 Maret hingga 14 Maret 2026, dalam rqngka menekan lonjakan harga kebutuhan pokok serta memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat menjelang momen Ramadan dan Idulfitri.
Kepala Bidang Urusan Perdagangan Dinas Perdagangan Kulon Progo, Endang Zulywanti, menjelaskan, operasi pasar tersebut merupakan langkah strategis untuk mengintervensi kenaikan harga yang biasanya terjadi di bulan Ramadan akibat meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan suci.
Dalam operasi pasar murah ini, Pemerintah Kabupaten memberikan subsidi biaya transportasi sebesar Rp3.000 (termasuk pajak) per kilogram atau per liter untuk setiap komoditas yang dijual.
Komoditas yang mendapatkan subsidi tersebut meliputi Beras, Minyak Goreng, Telur Ayam, Tepung Terigu, Gula Pasir.
Dengan adanya subsidi, harga barang dapat ditekan lebih murah karena diambil langsung dari pabrik, produsen, maupun petani lokal.
"Operasi Pasar Murah ini untuk menstabilkan harga agar tidak terlalu tinggi. Juga memastikan stok barang sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi," ujarnya, 3 Maret 2026.
Direktur Perumda Aneka Usaha, Muhammad Nasta'in, mengungkapkan, dalam operasi pasar murah ini, pihaknya mendapat dukungan Bantuan transportasi dari pemerintah untuk sejumlah komoditas utama.
"Kami total menyalurkan bantuan transportasi untuk 25.200 liter minyak goreng serta total 16.800 kg untuk komoditas beras, gula pasir, telur ayam ras, dan tepung terigu," ujarnya, Senin 2 Maret 2026.
Nasta'in menjelaskan, Perumda Aneka Usaha dalam kegiatan ini berfokus pada empat komoditas primer yang paling dibutuhkan masyarakat saat Ramadan, yakni:
Telur Ayam
Beras
Gula Pasir
Tepung terigu
Minyak Goreng Selain lima bahan pokok tersebut, pihaknya juga menerima Umkm dan Gapoktan serta produsen untuk menyediakan hasil pertanian lokal seperti bawang merah, bawang putih, dan komoditas pendukung lainnya.
"Harganya tetap murah karena kami memotong rantai pasokan. Kami mengambil langsung dari pabrik, produsen, maupun petani lokal," ujarnya.
Selain membantu masyarakat, Nasta'in menyebutkan bahwa kegiatan ini juga untuk mendukung keberlangsungan bisnis BUMD. Selain komoditas bersubsidi, Perumda Aneka Usaha menyediakan bahan pelengkap seperti kecap, susu kental manis, sabun cuci piring, hingga Kue untuk persiapan Lebaran.
"Perumda Aneka Usaha memiliki peran, selain melayani masyarakat, kami berharap melalui kegiatan ini bisa menambah laba perusahaan yang nantinya sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....