Inovasi Legislatif Yogyakarta, Terima Tamu Kunjungan di Kampung Wisata

  • 30 Jul 2026 20:40 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Langkah inovatif dihadirkan DPRD Kota Yogyakarta dalam menyambut tamu-tamunya dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya, Jumat, 24 Juli 2026, saat Komisi A DPRD Kota Yogyakarta menerima tamu kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Grobogan, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kota Mojokerto, Kota Tangerang Selatan, Kota Kediri, Kota Surakarta, hingga Kabupaten Purbalingga.

Bukan dibalik tembok megahnya gedung DPRD Kota Yogyakarta, sekitar 161 anggota dewan diajak untuk merasakan langsung kehangatan perkampungan di Kampung Wisata Tahunan, Umbulharjo. Sembari studi tiru para anggota legislatif ini juga bisa melihat secara langsung produk-produk UMKM yang menjadi potensi utama di kampung wisata ini.

Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro mengatakan, program penerimaan tamu kunjunhan dari luar daerah di Kampung Wisata ini merupakan inovasi untuk semakin mengenalkan Kampung Wisata di Kota Yogyakarta, dengan ragam potensinya. Kolaborasi legislatif dengan Pemkot Yogyakarta serta masyarakat ini diharapkan semakin mendorong geliat UMKM di tengah gejolak ekonomi yang terjadi.

"Harus ada langkah strategis bagaimana ada putaran ekonomi, pemberdayaan masyarakat. Ketika kemarin masih kita leluasa, teman-teman Dinas Pariwisata, Kebudayaan bisa meng-explore teman-teman UMKM ini untuk bisa mempromosikan. Tetapi hari ini, keterbatasan ini kita manfaatkan melalui kolaborasi DPRD Kota Yogyakarta bersama-sama 45 kampung wisata, yang menjadi rumah besarnya teman-teman, salah satunya UMKM, untuk bisa sedikit mengais rezeki," katanya.

Antoro mengharapkan, melalui penerimaan tamu di Kampung Wisata, dampak hadirnya anggota dewan dari berbagai daerah bisa dirasakan langsung masyarakat. Hal ini diungkapkannya, terbukti rata-rata omzet yang bisa didapatkan pelaku UMKM mencapai Rp12 juta.

"Inilah wujud, ini kerja sama, buah pikir dari kami di DPRD Kota Yogyakarta bersama-sama dengan teman-teman Sekwan, yang mengundang, Dinas Pariwisata kita undang, Dinas Perindustrian Koperasi UMKM kita undang untuk sama-sama memformat seperti ini, datanya mana, agar nanti kita undang untuk bisa mempresentasikan dan bisa menjual. Ya, alhamdulillah ini putaran ke-11 saya rasa ini sudah ada dampaknya," ucapnya.

Melalui program ini Antoro juga mengharapkan, potensi Kampung Wisata bisa terus ditata terutama dalam manajemennya. Sehingga bisa menjadi tuan rumah yang baik, menjadi penerima tamu yang baik.

"Saya rasa keramahtamahan ini sudah ada menjadi modal awal, selanjutnya pasti akan Yogyakarta kembali menjadi laboratorium untuk percontohan daerah-daerah yang lain," ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif yang dihadirkan DPRD Kota Yogyakarta, dalam menyambut tamunya. Menurutnya, penerimaan tamu yang biasanya di dalam gedung dewan, kini diajak turun langsung menyapa warga dengan segala potensinya.

"Badan Anggaran DPRD Kabupaten Malang hadir ke Kota Yogyakarta dalam rangka studi replikasi, studi banding dalam rangka mekanisme pembahasan APBD, termasuk metode kiat dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, dan hari ini kami alhamdulillah diterima oleh Ketua Komisi A, Bung Antoro. Hari ini kami diterima di Kelurahan Tahunan, Alhamdulillah ini luar biasa, dan mudah-mudahan ini juga bisa kita tiru sebagai replikasi nanti bagaimana menerima tamu, ini tidak harus di kantor, tapi bisa di beberapa perkantoran di wilayah di Kota Yogyakarta," katanya, mengungkapkan.

Darmadi menjelaskan, inisiatif yang dilakukan dalam menerima tamu di Kampung Wisata ini sangat menarik dan inovatif, karena penyebarluasan perekonomian bisa tumbuh lebih merata di wilayah Yogyakarta. Karena diakuinya, tamu yang datang belum tentu mengetahui wilayah-wilayah Yogyakarta.

"Cukup menarik! Luar biasa. Ini baru sekali ini saya bisa seperti ini. Ya, kecuali kita yang minta ya, tapi dengan konsep ini baru sekali ini saya. Ini luar biasa! Ini bisa dicontoh oleh daerah-daerah yang lain," ujarnya, mengungkapkan.

Langkah nyata hadirnya program Penerimaan Tamu di Kampung Wisata ini menjadi sebuah bukti diplomasi kerakyatan dengan hadirnya legislatif tidak sekadar di dalam gedung perkantoran, tetapi menyentuh langsung ke masyarakat. Sekaligus menggerakkan perekonomian di tingkat akar rumput.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....