DPRD Sleman Soroti Lunturnya Adab di Kalangan Pelajar

  • 30 Jun 2026 13:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sleman Wanto, mendorong penguatan pendidikan adab di sekolah sebagai upaya membentuk karakter sekaligus menekan kenakalan remaja. Menurutnya, pendidikan karakter harus ditanamkan sejak usia dini agar mampu menjadi bekal bagi anak dalam kehidupan bermasyarakat.

Wanto mengaku prihatin melihat kondisi generasi muda saat ini yang dinilai semakin dekat dengan gawai, namun di sisi lain mulai kehilangan nilai-nilai adab dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya itu prihatin dengan generasi-generasi muda sekarang ini. Apalagi keadaan yang tidak menentu ya sekarang ini. Dan keadaan yang tidak dalam baik-baik saja. Ya perlu waspada juga. Untuk terutama ya untuk terutama yang saya prihatin itu dari SD, SMP, SMA atau SMK,” ucapnya.

Menurutnya, persoalan kenakalan remaja tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga melemahnya pendidikan karakter. Ia menilai nilai-nilai sopan santun, menghormati orang tua, guru, maupun sesama mulai memudar di kalangan pelajar.

“Setinggi-tinggi ilmu yang kita dapatkan yang diberikan kepada siswanya, yang diajarkan kepada anak-anak kita. Tapi kalau nol tidak ada pendidikan adab tidak berguna. Tapi serendah-rendahnya pendidikan tapi kalau pendidikan adabnya itu bisa memumpuni dan bisa mencapai insyaallah itu akan berguna,” katanya menegaskan.

Wanto menilai pendidikan adab perlu diperkuat sejak jenjang sekolah dasar hingga menengah karena masa tersebut merupakan periode paling penting dalam pembentukan karakter anak. Bahkan, ia mengaku telah mengajak sejumlah kepala sekolah di wilayahnya untuk mulai menguatkan pendidikan adab di lingkungan sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....