Aksi Pembelajaran Mendalam Perlu Memuliakan Murid

  • 21 Agt 2026 12:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong lembaga pendidikan, menerapkan transformasi pembelajaran melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam. Namunh al itu harus berfokus pada pengalaman belajar yang Berkesadaran, Bermakna dan Menyenangkan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menegaskan, transformasi pendidikan perlu dimulai dari akar permasalahan. Yaitu pendekatan pembelajaran di kelas.

Esensi Pembelajaran Mendalam terletak pada sikap dalam memandang proses belajar. Di mana kualitas proses menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan, serta harus didukung dengan cara pandang yang menghargai setiap murid.

”Kata kuncinya adalah memuliakan murid, memuliakan guru, dan memuliakan ilmu,” katanya secara tertulis, Jumat, 21 Agustus 2026. ”Disebut mendalam karena memang sangat kuat pengaruh dari teori Information Processing, yang menekankan bahwa kualitas proses itu yang menentukan keberhasilan.”

Sedangkan Dirjend Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin menegaskan, penguatan Pembelajaran Mendalam merupakan elemen krusial, dalam merancang transformasi pendidikan vokasi yang adaptif.

Menurutnya, konsep pembelajaran tersebut tidak sekadar berfokus pada kompetisi. Namun juga menjadi wadah apresiasi bagi guru SMK, untuk menjawab tantangan, mengeksplorasi strategi pembelajaran baru, serta menyebarkan praktik baik yang dapat direplikasi.

”Pendidikan vokasi yang unggul membutuhkan guru yang terus belajar dan berinovasi,” katanya. ”Hal ini demi menyiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....