Kapasitas Destana Terus Diperkuat

  • 11 Agt 2026 19:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terus meningkatkan kapasitas Desa Tangguh Bencana (Destana) di Indonesia. Langkah ini, untuk menguatkan ketangguhan masyarakat dalam meminimalisir dampak bencana.

Kepala BNPB Suharyanto mendorong Destana dengan pengalaman yang baik, untuk menyebarluaskan berbagai praktik baik yang telah dilakukan selama ini. Sebisa mungkin, harus menyebar ke masyarakat di desa-desa sekitarnya.

”Forum Destana dan Forum Pengurangan Risiko Bencana juga perlu dimaksimalkan,” katanya melalui siaran pers tertulis, Selasa, 11 Agustus 2026. ”Karena pencegahan menjadi aspek sangat penting dalam penanggulangan bencana.”

Sebab, jika sudah terjadi bencana, dampak yang ditanggung oleh masyarakat dan bangsa jauh lebih besar, apabila tidak ada upaya mitigasi sedini mungkin. Dampak yang ditanggung mulai dari korban jiwa dan kerugian harta benda.

Destana menurut Suharyanto, merupakan desa/kelurahan yang memiliki kemampuan untuk beradaptasi secara mandiri terhadap risiko bencana. Sehingga, mampu menghadapi ancaman bencana, dan pulih dengan cepat dari dampak bencana.

Ia pun mencontohkan bukti kesuksesan Destana dalam upaya penyelamatan korban, saat terjadi peristiwa bencana di beberapa tempat. ”Sempat terjadi peristiwa penyelamatan heroik, seorang kepala desa dan kepala kampung pada 2024.”

Kemudian, penyelamatan serupa juga terjadi saat bencana hidrometeorologi basah di Pulau Sumatera tahun 2025. Termasuk di Destana Kawasan Malalo, dimana seluruh warga selamat sehingga tercapai nol korban jiwa.

”Tahun 2025 di Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar, juga terjadi hal yang baik,” katanya. “Ini salah satu bentuk pengurangan risiko bencana melalui Destana berfungsi."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....