Forum Pendidikan ASEAN Sepakat Gunakan AI Secara Beretika

  • 28 Jul 2026 11:42 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Singapura – Indonesia berkomitmen, memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) yang beretika. Hal itu menjadi salah satu poin kesepakatan utama, dalam 14th ASEAN Education Ministers Meeting (ASED) di Singapura.

Terkait hal itu, Indonesia memperkuat transformasi pendidikan digital melalui pembelajaran AI dan koding di sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti memastikan para menteri pendidikan di ASED juga sudah sepakat.

”Yaitu menggunakan teknologi AI yang beriringan dengan penguatan etika,” ucapnya melalui pernyataan tertulis, Selasa, 28 Juli 2026. ”Para menteri juga sepakat, memperkuat kolaborasi di bidang pemerataan pendidikan, dan pemanfaatan AI di sekolah.”

Menurut Abdul Mu’ti, penguatan AI dan koding merupakan bagian dari transformasi pendidikan, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Tujuannya, untuk meningkatkan kompetensi digital peserta didik di sekolah.

”Transformasinya diterapkan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam,” katanya. ”Saat ini, AI dan koding menjadi mata pelajaran pilihan mulai kelas V SD, dan akan diperkuat melalui peningkatan kompetensi guru serta penyediaan sarpras.”

Ke depan, Kemendikdasmen menargetkan AI dan koding menjadi mata pelajaran wajib. Sebab, kedua hal itu merupakan investasi pendidikan jangka panjang, untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi.

”Namun juga mengembangkannya secara kreatif, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. ”Semangat ini terus diperkuat melalui kolaborasi pendidikan di ASEAN.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....