Kemendikdasmen Kukuhkan Duta Al-Qur'an Bahasa Isyarat

  • 27 Jul 2026 17:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengukuhkan Duta Al Qur’an Bahasa Isyarat, yang terdiri 11 guru dan 10 murid di bulan Juli ini. Para duta ini, akan jadi penggerak dalam perluasan pembelajaran yang inklusif, bagi peserta didik penyandang disabilitas rungu.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin menegaskan pentingnya penyediaan akses pendidikan yang merata. Tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembinaan spiritual.

”Belajar dan mengajar Al-Qur'an dengan bahasa standar saja memiliki tingkat kesulitan yang tinggi,” ucapnya melalui pernyataan tertulis, Senin, 27 Juli 2026. ”Terlebih lagi dengan bahasa isyarat, namun, ikhtiar ini adalah bagian penting dari pengabdian kita.”

Ia juga berpesan kepada para Duta Al Qur’an Bahasa Isyarat untuk menjalankan amanah baru sebagai agen perubahan di daerahnya. "Gelar dan sertifikat yang didapatkan hari ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk menjalankan amanah yang besar.

Jadikan ilmu yang didapat sebagai pelita dan teruslah berkolaborasi membangun ekosistem Al-Qur'an bahasa isyarat,” ujarnya. ”Agar semakin berkembang dan mudah dipahami.”

Antusiasme dan dampak positif dari pelatihan ini dirasakan langsung oleh para peserta. Fira, salah satu peserta didik dari SLB Muhammadiyah Karangpawitan, Garut Jawa Barat, mengungkapkan kebahagiaannya selama mengikuti pelatihan.

”Aku sangat senang belajar Al-Qur'an, di sini saya belajar huruf hijaiyah, seperti alif, ba, ta, sa, jim, ha,” katanya. ”Semoga ilmu yang kami terima bisa bermanfaat.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....