Pembelajaran Mendalam Bisa Tumbuhkan Kreativitas

  • 25 Jul 2026 19:34 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam, dapat diterapkan efektif pada anak usia dini. Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat menilai, pendekatan tersebut dapat menumbuhkan kreatifitas dan kemampuan berpikir kritis pada anak.

”Namun syaratnya, sekolah dan orang tua menjadi mitra, dalam mendukung penerapan deep learning,” katanya melalui siaran pers tertulis, Sabtu, 25 Juli 2026. ”Kuncinya terletak pada pemahaman mendalam, bukan hafalan.”

Melalui konsep deep learning, anak-anak tidak hanya belajar membaca materi, namun juga bisa memahami sesuatu. Tidak hanya menghitung tetapi menganalisis, dan tidak hanya menghafal tetapi juga mampu menerapkan dan berinovasi.

”Anak-anak diberi kesempatan untuk bereksplorasi, bertanya dan menyampaikan pendapat,” ucapnya. ”Mereka didorong membangun pengetahuannya sendiri,”

Pendekatan ini diwujudkan melalui pembelajaran berbasis proyek, kegiatan kontekstual, kebebasan memilih aktivitas, serta pemanfaatan media lepasan. Tujuannya untuk merangsang eksplorasi dan perkembangan sensori motorik.

Yaitu bermain sekaligus belajar, merancang kegiatan agar lebih bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan. Misalkan mengolah sampah daur ulang menjadi karya seni.

Namun, tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi penerapan pendekatan tersebut. Yang didukung pemetaan minat dan tahap perkembangan anak, serta lingkungan belajar yang aman dan membuat setiap anak merasa diterima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....