Puluhan Ribu Dapur MBG Sudah Berdiri di Berbagai Daerah
- 09 Mar 2026 20:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Sehingga, lembaga tersebut menggelar Bimbingan Teknis Penjamah Makanan program MBG dan percepatan penyediaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
BGN menggelar kegiatan tersebut secara serentak, di delapan wilayah Kantor Koordinasi Program Pemenuhan Gizi (KPPG), dari tanggal 7-8 Maret 2026. Meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Sleman Surabaya dan Jember.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya menegaskan, MBG merupakan hak seluruh anak di Indonesia. Sehingga kualitas penyediaan makanan sajiannya harus menjadi perhatian bersama.
”Maka, kami (BGN) ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para penjamah makanan MBG,” ucapnya melalui siaran pers tertulis, Senin, 9 Maret 2026. ”Saat ini, 25 ribu SPPG sudah berdiri di seluruh wilayah Indonesia, mayoritas diinisiasi mitra BGN atau Yayasan yang didirikan masyarakat.”
Ia pun menegaskan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di dapur SPPG menjadi langkah penting. Terutama untuk memastikan standar keamanan dan kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima tetap terjaga.
Maka, Sony memberi arahan kepada seluruh KSPPG, untuk mengingatkan mitra masing-masing, agar SPPG segera mengurus SLHS sejak beroperasi hingga 30 hari. Jika proses ini sampai tidak berjalan, BGN akan mengambil tindakan.
”Jika 30 hari daftar saja belum, maka BGN akan suspend atau hentikan operasional SPPG,” katanya.