Kemendikdasmen dan Basarnas Perkuat Sinergi
- 28 Feb 2026 07:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Lewat car aini, kedua institusi ingin memperkuat sinergi lintas instansi.
Menteri Mu’ti menuturkan, momentum ini sejalan dengan keinginan Kemendikdasmen untuk memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan diri. Terutama bagi para murid dan guru, di berbagai satuan pendidikan di Indonesia.
”Kita bisa bekerja sama menjadikan Search and Rescue (SAR) sebagai salah satu ekstrakurikuler di sekolah,” katanya melalui siaran pers tertulis, Sabtu, 28 Februari 2026.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan, sinergi ini penting mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Namun di satu sisi, berisiko tinggi terhadap bencana.
Saat ini, Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dalam hal potensi bencana. Termasuk megathrust yang diperkirakan terjadi dalam waktu 100 tahun ke depan.
Sesuai amanah undang-undang, masyarakat yang berada di sekitar lokasi bencana, wajib melakukan tindakan awal sembari menunggu petugas. Maka, ia mendorong pelatihan di level Pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui alat permainan edukatif (APE).
”Tentu yang selaras dengan ajaran dasar bahwa keselamatan adalah sesuatu yang mendasar,” ucapnya.