Kepala BKN Dorong Transformasi Layanan Kepegawaian di Pemerintahan
- 27 Feb 2026 19:55 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Balikpapan – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof Zudan Arif Fakrulloh, memberikan arahan strategis dalam forum Sarasehan Kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. Bertempat di Kantor Wali Kota Balikpapan, Jumat 27 Februari 2026. Forum ini berfokus pada penguatan reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Prof Zudan menjelaskan bahwa reformasi birokrasi harus memberikan kontribusi konkret terhadap kesejahteraan masyarakat dan ASN. Karenanya BKN mendorong transformasi layanan kepegawaian agar lebih adaptif, real-time, dan berbasis digital.
Prof. Zudan menjelaskan, bahwa pemanfaatan teknologi secara optimal menjadi kunci pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. Selain infrastruktur digital, penguatan kapasitas mental dan kompetensi ASN juga menjadi prioritas.
“Reformasi birokrasi bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. Target kinerja harus disusun berdasarkan potensi terbaik yang dimiliki,” ujarnya.
Salah satu poin utama yang ditegaskan Prof Zudan adalah penerapan sistem merit dan manajemen talenta untuk menyiapkan suksesi kepemimpinan yang berkelanjutan di daerah. Melalui pola karier yang terstruktur, pemerintah daerah bisa memastikan posisi strategis diisi oleh kader yang kompeten.
"Setiap ASN dipetakan kompetensinya dan diberikan ruang mobilitas untuk menjawab kebutuhan organisasi,” ujarnya.
Prof. Zudan menambahkan, BKN bersama Kementerian PANRB siap berkoordinasi lintas instansi untuk memastikan ketersediaan talenta terbaik. Komitmen ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mempercepat pencapaian Asta Cita Presiden serta visi misi Pemerintah Kota Balikpapan.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menilai kehadiran Kepala BKN sangat penting untuk memperkuat pemahaman perangkat daerah mengenai transformasi digital, rekrutmen ASN, serta penyelesaian isu tenaga honorer.
“Sinergi dengan BKN penting agar kebijakan yang diambil adaptif dan terukur. Kami berharap ini memperkuat strategi pengelolaan ASN di Balikpapan,” ucapnya.