Program MBG Sedot Anggaran Pendidikan, Ini kata Menteri

  • 20 Feb 2026 17:36 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memastikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pendidikan di kementeriannya. Sebab hingga kini, seluruh program strategis pendidikan tetap berjalan.

”Kalau ada anggapan bahwa MBG mengurangi anggaran pendidikan, itu tidak benar,” katanya, Jumat, 20 Februari 2026. ”Program Presiden terkait pendidikan tetap terlaksana dengan sebaik-baiknya.”

Menurut Abdul Mu’ti, pada tahun 2025 pemerintah pusat melalui kementeriannya, mengalokasikan anggaran revitalisasi satuan pendidikan sebesar Rp16,9 triliun. Dana sebesar itu untuk merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan (sekolah) di seluruh Indonesia.

Saat ini, realisasi pembangunan sekolah sudah mencapai 93 persen. Sehingga, Mendikdasmen menegaskan, hal tersebut menjadi bukti bahwa negara tetap berkomitmen terhadap perbaikan infrastruktur pendidikan agar para peserta didik belajar dengan nyaman.

Kemudian pada tahun 2026 ini, revitalisasi satuan pendidikan akan terus dilaksanakan dan semakin diperluas. Anggaran revitalisasi yang sudah tercantum dalam APBN sebesar lebih dari Rp14 triliun, dan akan dialokasikan bagi 11.474 satuan pendidikan.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto juga berencana memberikan tambahan anggaran revitalisasi bagi 60 ribu satuan pendidikan. “Sehingga total kalau sudah masuk ke dalam APBN, kami usulkan tahun ini kita akan ada revitalisasi untuk 71 ribu sekian satuan pendidikan,” ujarnya.

Selain revitalisasi, Mendikdasmen menegaskan, anggaran pendidikan juga dialokasikan secara konsisten untuk program strategis lainnya. Seperti program Digitalisasi Pembelajaran, bantuan pendidikan bagi peserta didik, dan peningkatan pelatihan guru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....