Nuanza Boyolali Dorong Ekspor Keramik Berteknologi Akustik

  • 28 Nov 2025 21:46 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Boyolali: Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau Perseroan Terbatas (PT) Nuansa Porselen Indonesia (Nuanza) di Kabupaten Boyolali sebagai bagian dari agenda penguatan pasar produk kreatif nasional. Kunjungan ini menerangkan pentingnya inovasi sebagai kunci daya saing, sementara Nuanza diterangkan sebagai produsen keramik yang terus melakukan pengembangan teknologi.

Berdiri sejak 2013, Nuanza mempekerjakan sekitar 100 karyawan dengan kapasitas produksi 6.000 unit per bulan. Perusahaan ini bekerja sama dengan Universitas Diponegoro untuk menghasilkan keramik 3D tiles yang mampu meredam dan menyebarkan suara, dan telah digunakan dalam pembangunan Muladi Dome.

Pemilik Nuanza, Bagus Kursena, mengungkapkan bahwa produk mereka telah diekspor ke Amerika Serikat, Kanada, dan India. “Kami hanya memiliki satu galeri di Boyolali, namun dengan fasilitasi pemerintah, kami berharap jangkauan ekspor dapat meluas,” ujarnya.

Selain Nuanza, Wamendag juga mengunjungi Commanditaire Vennootschap (CV) Karya Hidup Sentosa (Quick Tractor) di Yogyakarta, yang berdiri sejak 1953 dan mempekerjakan 1.900 karyawan. Dengan kapasitas produksi 95 ribu mesin per tahun, Quick Tractor telah mengekspor 2.139 unit ke Amerika Tengah, Afrika, Asia, dan Oseania. Pimpinan arya Hidup Sentosa (KHS), Hendro Wijayanto, menekankan perlunya dukungan penjajakan bisnis agar dapat memperluas pasar Afrika.

Wamendag Roro mendorong kedua pelaku usaha untuk memanfaatkan kurasi dan business matching yang difasilitasi perwakilan perdagangan guna memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global. (kat/aan/ros)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....