Pemkab dan Kemehaj Sleman Beri Layanan Khusus Calon Jemaah Haji Lansia
- 23 Apr 2026 16:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Calon jemaah haji lanjut usia (lansia) Kabupaten Sleman mendapatkan pendampingan khusus selama pelaksanaan ibadah haji. Pendampingan tersebut diberikan melalui mekanisme penggabungan keluarga maupun pendamping lansia sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sleman, Siti Bahronah mengatakan, jemaah lansia yang membutuhkan bantuan telah difasilitasi dengan pendamping dari keluarga inti melalui pengajuan khusus.
“Untuk pendamping lansia maupun penggabungan, ada kuota khusus dengan syarat sudah terdaftar minimal lima tahun sebelum tahun keberangkatan. Jadi tidak serta-merta mendaftar langsung bisa mendampingi,” ucapnya saat ditemui di Masjid Agung Sleman, Rabu, 22 April 2026
Ia menambahkan, pendamping dapat berasal dari anggota keluarga seperti anak, orang tua, suami atau istri, maupun saudara kandung. Sementara dari Kementerian Haji dan Umroh pendampingan diberikan secara umum melalui petugas kloter yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter kloter, serta tenaga kesehatan.
Senada, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto menyampaikan Pemerintah Kabupaten Sleman juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah berisiko tinggi, terutama lansia, sejak proses keberangkatan.
“Untuk jamaah berisiko seperti lansia ada perlakuan khusus selama perjalanan, seperti didahulukan saat menuju bus agar lebih nyaman dan tenang. Begitu juga nanti selama di Tanah Suci,” ujarnya.
Sebagai informasi, calon jemaah haji tertua asal Kabupaten Sleman tahun ini berusia 97 tahun yang berangkat melalui kuota prioritas lansia sebesar lima persen yang diberikan setiap tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....