Aturan Bagasi yang Perlu Diketahui oleh Jamaah Haji
- 17 Apr 2026 13:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran ibadah haji yaitu mengetahui ketentuan bagasi jamaah haji. Koper yang tidak sesuai aturan, berisiko diperiksa ulang, dibongkar, bahkan dikenai biaya tambahan. Karena itu, jamaah haji perlu memahami aturan bagasi sejak awal agar perjalanan berjalan lancar, tanpa kendala apapun.
Menurut madaninews.id, ada beberapa aturan bagasi yang perlu diketahui Jamaah Haji.
- Pilih Koper yang Aman dan Mudah Diperiksa
Melalui materi edukasi resminya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyarankan jamaah menggunakan koper keras beroda yang kuat dan mudah dipindahkan. Jenis koper ini dinilai memudahkan pemeriksaan keamanan sekaligus melindungi barang selama perjalanan. Sebaliknya, jamaah disarankan menghindari tas kain, karung, atau bagasi yang tidak tertata rapi. Jenis tas tersebut kerap menyulitkan petugas bandara saat pemeriksaan, sehingga antrean menjadi lebih lama.
- Hindari Barang yang Memperlambat Proses
Otoritas bandara dan maskapai melarang beberapa bentuk bagasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan distribusi. Jamaah sebaiknya tidak mengikat koper dengan tali, tidak menggunakan tas bertali panjang, serta menghindari membawa barang berlebihan. Koper yang diikat tali berisiko tersangkut di conveyor belt dan memperlambat alur bagasi. Sementara tas yang terlalu besar dan berat menyulitkan mobilitas jamaah, terutama saat berpindah area di bandara. Membawa barang secukupnya membuat pergerakan jamaah lebih praktis dan efisien.
- Cek Ketentuan Maskapai Sebelum Berangkat
Setiap maskapai memiliki batas ukuran dan berat bagasi yang berbeda. Karena itu, jamaah perlu memastikan ketentuan terbaru kepada maskapai sebelum hari keberangkatan. Langkah ini penting untuk menghindari biaya overbagasi atau penolakan barang di konter check-in. Dengan memahami aturan maskapai sejak awal, proses check-in dapat berlangsung lebih cepat dan lancar.
- Manfaatkan Layanan Resmi Pemerintah Kawal Haji
Selama berada di Tanah Suci, jamaah dapat memanfaatkan aplikasi resmi dari Kementerian Agama RI yang berfungsi sebagai kanal pengaduan dan pendampingan crowdsourced bagi jemaah haji Indonesia di tanah suci. Aplikasi ini memudahkan jemaah melaporkan masalah seperti akomodasi, konsumsi, atau transportasi dan memungkinkan keluarga memantau kondisi selama berada di tanah suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....