Persiapan ke Tanah Suci, 517 Calon Jamaah Haji Kota Yogyakarta Ikuti Manasik

  • 25 Mar 2025 16:31 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Sebanyak 517 calon jamaah haji asal Kota Yogyakarta mengikuti bimbingan manasik haji sebagai persiapan ibadah haji tahun 1446 Hijriyah pada Selasa (25/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan para calon jamaah memahami tata cara ibadah haji serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo hadir dalam acara tersebut dan menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta kesiapan mental dalam menjalani ibadah haji.

Kegiatan bimbingan manasik ini dilaksanakan menjelang keberangkatan calon jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 63-71 pada gelombang kedua. Keberangkatan mereka dijadwalkan berlangsung mulai 20 Mei hingga 3 Juli 2025.

Hasto Wardoyo mengingatkan para jamaah bahwa ibadah haji memerlukan stamina yang prima. Oleh karena itu, ia menganjurkan agar calon jamaah mulai membiasakan diri dengan olahraga ringan dan menjaga pola makan sehat.

"Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga ibadah fisik yang membutuhkan kesiapan tubuh. Saya harap bapak dan ibu mulai menjaga kesehatan sejak sekarang. Jangan lupa juga untuk selalu bersabar, memperbanyak doa, dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Hasto.

Selain kesiapan fisik, Hasto juga menekankan pentingnya sikap rendah hati dan kesabaran selama menjalani ibadah haji. Ia mengingatkan bahwa suasana di Tanah Suci penuh dengan dinamika, termasuk perbedaan kebiasaan dan pendapat di antara jamaah dari berbagai negara.

Oleh karena itu, ia mengajak para jamaah untuk mengedepankan sikap saling menghormati dan menjauhi sifat sombong.

“Ketika menjalankan ibadah haji, akan ada banyak ujian kesabaran. Jangan merasa paling benar, tetaplah rendah hati, dan jaga tutur kata. Sikap legowo dan penuh syukur akan menjadi modal utama dalam perjalanan spiritual ini,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Nadhif, menjelaskan bahwa kuota jamaah haji untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2025 mencapai 3.174 orang, termasuk petugas kloter.

Dari jumlah tersebut, 517 jamaah berasal dari Kota Yogyakarta, dengan calon jamaah termuda berusia 19 tahun dan tertua berusia 92 tahun. Mereka akan mengikuti bimbingan manasik sebanyak delapan kali sebelum keberangkatan, baik di tingkat Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren maupun di tingkat Kota Yogyakarta.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Yogyakarta juga memfasilitasi transportasi keberangkatan jamaah dari Balai Kota ke Asrama Haji Donohudan, serta kepulangan dari Donohudan ke Yogyakarta.

Fasilitas ini didanai melalui Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang bersumber dari APBD Kota Yogyakarta. Selain itu, jamaah haji juga mendapatkan souvenir berupa kain ihram dan batik haji nasional, serta tambahan seragam batik khas Kota Yogyakarta sebagai identitas kebanggaan daerah.

Ahmad Mahadi salah satu calon jamaah asal Umbulharjo, mengaku telah menanti keberangkatan ini sejak mendaftar pada tahun 2012. Ia berharap diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji.

"Saya sudah mempersiapkan kondisi fisik agar tetap sehat. Selain itu, bimbingan manasik ini sangat membantu kami memahami ibadah dengan lebih baik. Semoga kami bisa menjalankan haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur," ujarnya penuh harap. (wulan/aan/atang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....