Uang Palsu Beredar di Sleman, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan
- 06 Okt 2026 17:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta — Polresta Sleman melalui Unit Reskrim Polsek Sleman mengungkap kasus peredaran uang palsu yang terjadi di sebuah konter wilayah Sleman. Peredaran uang palsu ini dilakukan dengan cara mengisi saldo aplikasi DANA melalui konter, lalu membayarnya secara tunai dengan uang palsu tersebut.
Kapolsek Sleman, Kompol Eka Andy Nursanto, S.H., M.H., menjelaskan kronologi kejadian tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Polsek Sleman pada Selasa, 6 Oktober 2026.
“Pelaku melakukan pengisian saldo ke sebuah nomor di aplikasi DANA melalui salah satu konter di Trimulyo, Kapanewon Sleman. Total pengisiannya 500.000, lalu pelaku membayar dengan uang tunai. Pemilik konter hendak menyetorkan uang tersebut ke ATM BCA, tetapi gagal. Setelah dicek kembali, ternyata uang tersebut palsu,” ujarnya.
Unit Reskrim Polsek Sleman telah menyelidiki kasus tersebut dan mendapatkan informasi bahwa pelaku ditahan di Rutan Polres Bantul atas perkara serupa. Pelaku telah dimintai keterangan dan mengakui perbuatannya.
Berdasarkan penyidikan oleh Unit Reskrim Polsek Sleman, diketahui bahwa peredaran uang palsu terjadi di 3 titik. Tidak hanya di Sleman, Bantul dan Gunungkidul juga menjadi tempat kejadian perkara (TKP) peredaran uang palsu oleh pelaku tersebut.
“Ada 3 TKP. Di Sleman dengan nominal 500.000, di Gunungkidul 1.500.000, dan di Bantul 2.500.000, jadi total keseluruhan uang palsu yang digunakan sebesar 4.500.000,” ujar Eka.
Eka menambahkan, berdasarkan keterangan pelaku, uang palsu tersebut didapatkan dari orang lain yang juga berada di wilayah Sleman. Namun, identitas orang tersebut masih didalami.
Eka juga mengonfirmasi bahwa saat ini tengah dilakukan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan jaringan dalam peredaran uang palsu tersebut.
“Masih kami telusuri bersama dengan rekan-rekan dari Polres Bantul. Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Eka.
Petugas turut menyita beberapa barang bukti dalam kasus ini, di antaranya lima lembar uang palsu senilai seratus ribu rupiah, satu lembar struk pengisian saldo DANA, satu jumper abu-abu dan satu celana jins hitam. (Aliya)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....