Pedagang Bakso Keliling di Bantul Tega Bawa Kabur Motor dan Gerobak Milik Bosnya
- 22 Jul 2026 07:18 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, BANTUL — Seorang pria berinisial H (47) harus mendekam di balik jeruji besi lantaran tega membawa kabur motor, gerobak bakso, serta uang hasil penjualan milik juragannya sendiri. Akibat aksinya tersebut, majikannya mengalami kerugian senilai Rp7 juta.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyatakan bahwa kasus ini bermula dari laporan korban, yakni Nataliya (47), warga Bangunharjo, Sewon, Bantul. Korban yang merupakan pengusaha bakso meminjamkan motor dan gerobak bakso kepada pelaku.
“Jadi pelaku ini berjualan bakso keliling menggunakan motor dan gerobak milik korban. Pada Minggu, 5 Juli 2026 pagi, ia berangkat berjualan bakso keliling di kawasan Pantai Baru, Srandakan,” ucapnya, Senin (20/7/2026).
Pelaku lalu kembali pada sore harinya untuk mengambil tambahan dagangan yang hendak dijual di wilayah Galur, Kulon Progo. Sekitar pukul 23.30 WIB, pelaku sempat mengirim pesan singkat kepada anak korban dengan dalih hendak mengambil pengisi daya ponsel.
“Setelah itu, pelaku kembali pergi dengan alasan ingin menghabiskan sisa dagangan bakso. Namun, hingga keesokan harinya, pelaku tak kunjung kembali ke rumah korban,” ujarnya.
Korban sempat mencoba menghubungi pelaku, tetapi tidak mendapatkan respons. Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Srandakan.
“Pelaku membawa sepeda motor Honda Beat, gerobak bakso, kompor, tabung gas, payung, perlengkapan berjualan, serta uang hasil penjualan sebesar kurang lebih Rp479 ribu. Total kerugian mencapai Rp7 juta,” katanya.
Berdasarkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Srandakan lalu melakukan proses penyelidikan. Petugas akhirnya mendapatkan lokasi keberadaan pelaku di wilayah Godean, Sleman.
“Unit Reskrim Polsek Srandakan kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku pada Minggu, 19 Juli 2026 sekitar pukul 19.45 WIB. Pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan,” ucapnya menambahkan.
H kemudian dibawa ke Mapolsek Srandakan untuk menjalani proses lebih lanjut. Saat ini, proses pemeriksaan terhadap pelaku masih terus berjalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....