Tak Manusiawi, Begini Detil Penganiayaan Pelajar IDS saat Rekonstruksi Kasus
- 13 Mei 2026 17:03 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Polres Bantul menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang menewaskan IDS (16) di Mapolres Bantul, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam reka adegan tersebut, terkuak detik-detik penyiksaan di luar batas kemanusiaan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyatakan, lokasi rekonstruksi sengaja dilakukan di Mapolres Bantul demi menjaga kondusivitas. Delapan tersangka memperagakan sebanyak 40 adegan sesuai perannya masing-masing.
“Rekonstruksi ini penting untuk memberikan gambaran terang benderang mengenai peran masing-masing tersangka. Semua adegan yang diperagakan hari ini akan menjadi landasan kuat dalam proses penuntutan di persidangan,” ucapnya.
Rita menjelaskan, adegan-adegan tersebut dimulai dari penjemputan korban di kediamannya, dan membawanya ke lokasi pengeroyokan. Kemudian, salah satu pelaku yakni JMA memastikan identitas korban.
“Tanpa ampun, korban dibawa ke tengah lapangan dan dikeroyok secara masif oleh kelompok tersangka,” ujarnya.
Rita menambahkan, dalam rekonstruksi itu terungkap sejumlah aksi biadab yang diduga menjadi penyebab kematian IDS. Korban dipukul secara bertubi-tubi oleh para tersangka di bagian wajah, perut, kepala, dan dada hingga jatuh terlentang.
“Tersangka JMA juga menusuk paha dan tangan korban berkali-kali menggunakan gunting hingga alat tersebut patah,” katanya.
Selanjutnya, ada adegan ketika tersangak YP dan AS menabrakkan motor ke tubuh korban. Bahkan, keudanya secara sengaja mengangkat roda depan motor dan melindas leher korban sebanyak tiga kali.
“Tak berhenti di situ, pelaku AS memperagakan adegan menyundutkan rokok ke arah kemaluan korban. Selain itu, AS juga memperagakan saat mata kanan korban dibuka paksa lalu disundut dengan rokok yang masih menyala,” ucapnya.
Sebelum ditinggalkan, korban masih disabet menggunakan gesper oleh beberapa tersangka. Aksi itu membuat korban yang sedang dalam posisi terlentang, mengeluarkan suara mengerang (mengorok).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....