Rombongan Pelajar dan Pemotor Bentrok di Bantul, Sejumlah Remaja Diamankan

  • 04 Mar 2026 21:34 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Aksi keributan yang melibatkan rombongan pelajar SMP dengan gerombolan pemotor, terjadi di Jalan Imogiri Barat, Ngentak, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Keributan tersebut akhirnya dilerai oleh warga sekitar dan sejumlah remaja berhasil diamankan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin, 3 Maret 2026. Berawal saat rombongan dari salah satu SMP di Bantul yang berjumlah 100 orang, mengadakan buka bersama di salah satu kafe di Jalan Imogiri Barat, Sewon, sekitar pukul 17:30 WIB.

“Setelah selesai buka bersama, pukul 19:30 WIB rombongan itu berniat pulang ke rumahnya masing-masing,” ucapnya, Rabu, 4 Maret 2026.

Saat itu, rombongan pulang bersama-sama dengan menaiki 50 sepeda motor secara berboncengan. Rombongan tersebut melintas di Jalan Imogiri Barat menuju arah selatan. “Sesampainya di Simpang Empat Sudimoro, rombongan pelajar SMP dihadang oleh rombongan lain yang tidak dikenal dengan menggunakan 20 motor,” katanya.

Tak bergeming, rombongan SMP tetap melanjutkan perjalanannya. Namun, rombongan yang sebelumnya menghadang justru mengikuti rombongan SMP.

“Rombongan yang tadi menghadang lalu mendahului rombongan SMP sembari menggeber motor. Ta berhenti di situ, mereka juga menyeret standar motor ke aspa; dan mengayunkan benda semacam gesper,” ujarnya.

Sesampainya di Ngentak, Timbulharjo, keributan pecah antara kedua rombongan tersebut. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut, keluar dan mencoba membubarkannya.

“Dari keributan tersebut ada dua saksi yang menjadi korban Keduanya yakni S (51) warga Imogiri, Bantul yang mengalami luka memar di kaki, serta MR (22) asal Tegalrejo, Kota Yogyakarta yang menderita luka di pipi karena ledakan kembang api,” ucap Rita.

Warga selanjutnya mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat keributan tersebut. Kajadian itu pun langsung dilaporkan ke Polsek Sewon.

“Yang berhasil ditangkap warga yakni KPL (15), MRS (14), ANR (15), DM (15), DNF (14), AK (19), AA (18) warga Pundong, Bantul. Sedangkan satu lagi yaitu MIA (15), warga Imogiri, Bantul,” katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Polsek Sewon, para remaja tersebut lalu diserahkan kepada orang tuanya masing-masing. Rita menyebut, tidak ada laporan polisi ataupun pengaduan terkait insiden tersebut.

Rekomendasi Berita