Kemeriahan Pawai Budaya Hakordia 2025, Tampilkan Beragam Atraksi
- 07 Des 2025 08:09 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Yogyakarta dibuka dengan meriah melalui pawai budaya, Sabtu (6/12/2025) sore. Pawai dimulai dari Gedung DPRD DIY dan berakhir di Titik 0 Kilometer.
Pawai budaya Hakordia secara resmi dilepas oleh Wakil Ketua DPRD DIY Umaruddin Masdar bersama Plt. Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin. Setibanya di Titik 0 Kilometer, digelar prosesi penyerahan Sapu Emas kepada Pimpinan KPK.
Sapu Emas secara simbolis diserahkan kepada Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Wibowo dan didampingi Ketua KPK Setyo Budiyanto serta Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti. Hal ini menjadi simbolisasi penyerahan kepercayaan dan harapan masyarakat kepada KPK sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Perayaan Hakordia di Yogyakarta (Foto: RRI/Rohmana)
Ibnu Basuki saat membacakan pesan-pesan integritas mengatakan, keberadaan KPK merupakan mandat dari rakyat. “Komisi Pemberantasan Korupsi lahir dari rahim ibu reformasi. Ia bukan pemberian atau hadiah dari penguasa. Tapi ia ada karena desakan rakyat,” ujar Ibnu Basuki, Sabtu (6/12/2025).
Ibnu Basuki menambahkan, rakyatlah yang paham seberapa besar ancaman korupsi terhadap masa depan bangsa. “Rakyat yang tahu bahwa seberapa pun majunya ekonomi, seberapa pun majunya teknologi, seberapa pun makmurnya rakyat, negeri akan hancur berkeping-keping jika korupsi menguasai negeri,” katanya.
Ia lantas mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan korupsi. “Sekali berhenti melawan korupsi, kita mati. Sekali lengah melawan korupsi, kita kalah. Satukan aksi berantas korupsi,” ujarnya, menambahkan.
Pawai budaya dalam rangka peringatan Hakordia 2025 diikuti kurang lebih 500 peserta dari sejumlah komunitas seni di Yogyakarta. Mereka menampilkan beragam atraksi menarik di hadapan ribuan penonton yang memadati sepanjang Jalan Malioboro.
Para peserta tersebut berasal dari berbagai komunitas, di antaranya Hip Hop Jumat Gombrong, Sedhut Senut, Tari Sekar Kinanthi, Wayahe Wong Mumet Tampil, komunitas Bergodo DIY dan Kota Yogyakarta hingga jathilan. Serta ada pula marching band Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) yang menambah semarak suasana.

Para peserta perayaan Hakordia (Foto: RRI/Rohmana)
Wisatawan asal Bandung Tatik mengatakan, acara pawai budaya tersebut sangatlah bagus. “Baru tadi pagi sampai terus kebetulan saja pas di sini (Malioboro) ada karnaval. Ini bagus sekali,” kata Tatik.
Selain pawai budaya, peringatan Hakordia juga dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan yang akan berlangsung hingga 9 Desember 2025 mendatang. (rohma/Wulan/par)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....