Tiga Hobi Sederhana Bantu Otak Tetap Aktif
- 07 Sep 2026 06:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Hobi sering kali dianggap sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Namun, sejumlah aktivitas yang terlihat santai ternyata juga dapat membuat otak tetap aktif dan melatih kemampuan kognitif. Sabrina Anggraini membagikan tiga hobi yang menurutnya menyenangkan sekaligus dapat menjadi cara sederhana menjaga aktivitas otak di tengah fenomena brainrot.
Hobi pertama yang direkomendasikan adalah dancing atau menari. Aktivitas tersebut tidak sekadar menggerakkan tubuh mengikuti irama musik. Saat menari, otak harus bekerja mengingat urutan gerakan, menyesuaikan gerakan tubuh dengan musik, mengatur waktu, hingga memahami emosi yang ingin disampaikan melalui lagu atau koreografi.
Menurut Sabrina, menari melibatkan sejumlah fungsi tubuh dan otak secara bersamaan. Koordinasi tersebut membuat aktivitas menari menjadi lebih kompleks daripada sekadar hiburan. “Ini bukan cuma kita gerakin badan, have fun, selesai. Tapi kita sinkronisasi antara body, brain, and emotions dalam satu waktu,” ujar Sabrina.
Hobi kedua adalah mempelajari bahasa baru. Menurut Sabrina, belajar bahasa tidak hanya berkaitan dengan menghafalkan kosakata, tetapi juga melatih otak agar lebih fleksibel. Seseorang perlu mengingat kata, memahami struktur kalimat, memilih istilah yang tepat, serta menyesuaikan penggunaan bahasa berdasarkan konteks percakapan.
Proses berpindah dari satu bahasa ke bahasa lainnya juga membuat otak terus beradaptasi dengan informasi baru. Karena itu, mempelajari bahasa dapat menjadi aktivitas yang mendorong seseorang untuk tetap berpikir dan tidak sekadar menerima informasi secara pasif. “Ketika belajar bahasa baru, kita dipaksa untuk terus berpikir, mengingat, dan menyesuaikan diri dengan konteks yang berbeda,” ucapnya.
Hobi ketiga adalah bermain alat musik. Aktivitas ini melibatkan berbagai kemampuan secara bersamaan, mulai dari koordinasi tangan, menjaga ketepatan waktu, mengingat nada atau pola, hingga mempertahankan konsentrasi. Selain itu, bermain musik juga mengajarkan seseorang untuk menikmati proses, termasuk ketika harus berlatih berulang kali sebelum mampu menguasai sebuah lagu atau teknik tertentu.
Ketiga hobi tersebut memiliki kesamaan, yakni sama-sama mendorong seseorang untuk aktif menggunakan kemampuan berpikir dan beradaptasi. Menari menggabungkan gerak, musik, dan emosi, belajar bahasa melatih fleksibilitas berpikir, sedangkan bermain musik mengasah koordinasi dan fokus. Di tengah kebiasaan mengonsumsi konten secara cepat, ketiga aktivitas itu dapat menjadi pilihan sederhana untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih aktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....