Promo dan Media Sosial Picu Impulsive Buying

  • 04 Mei 2026 20:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perilaku impulsive buying atau pembelian tanpa perencanaan semakin marak di kalangan masyarakat. Fenomena ini seiring dengan kemudahan akses belanja online yang kini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Berbagai promosi menarik yang ditawarkan platform digital turut mendorong meningkatnya perilaku konsumtif tersebut.

Kondisi ini terlihat dari kebiasaan masyarakat yang cenderung melakukan pembelian secara spontan. Diskon besar, promo gratis ongkir, hingga penawaran terbatas dalam waktu singkat sering kali membuat konsumen tergoda untuk segera melakukan transaksi tanpa pertimbangan matang.

Selain faktor promosi, perkembangan media sosial juga turut memperkuat tren tersebut. Berbagai konten ulasan produk, rekomendasi influencer, serta barang-barang yang viral di platform digital kerap memicu keinginan membeli, meskipun tidak termasuk dalam kebutuhan utama.

Dari sisi psikologis, perilaku impulsive buying dipengaruhi oleh dorongan emosional dan keinginan untuk memperoleh kepuasan sesaat. Di sisi lain, strategi pemasaran digital yang semakin canggih mampu memanfaatkan pola perilaku konsumen. Iklan yang dipersonalisasi dan penawaran berbasis algoritma membuat konsumen lebih rentan melakukan pembelian tanpa perencanaan.

Untuk mengurangi kebiasaan tersebut, masyarakat disarankan mulai menerapkan pola belanja yang lebih terkontrol. Membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja, memberikan jeda waktu sebelum checkout, serta mengatur anggaran menjadi langkah yang dinilai efektif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....