Kajari Sleman Cup, Ditarget Seribu Peserta

  • 20 Nov 2025 19:26 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Sleman: Sebagian orang merasa terhibur, saat mendengar kicau burung di pagi hari. Irama kicauan yang kadang lembut dan sesekali menyentak menjadi perpaduan sempurna, terutama di kalangan kicau mania.

Bagi para anggota komunitas pecinta burung berkicau di Indonesia, mendengarkan kicau burung menjadi sarana penghilang stress. Bahkan juga diklaim, bisa menyehatkan mental dan meningkatkan produktivitas.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman Bambang Yuniarto melihat aktivitas kicau mania, sebagai bentuk hobi yang sangat positif. Sebab, ini merupakan aktivitas yang menyenangkan, sekaligus ajang silaturahmi ketika para penghobinya bisa bertemu dalam sebuah event khusus.

Maka, Bambang pun berinisiatif menggelar Festival dan Kontes Burung Berkicau Kajari Sleman Cup di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (30/11/2025) mendatang. Ia menargetkan, seribu lebih kicau mania memeriahkan event tersebut.

“Hobi burung berkicau ini sangat positif, sekaligus untuk menekan angka kriminalitas, khususnya di kalangan anak muda lewat hobi yang sehat,” tegas Kajari Sleman Bambang Yuniarto secara tertulis, Kamis (20/11/2025).

Terlebih, wilayah Sleman merupakan kabupaten paling dinamis di DIY. Sehingga perlu diperbanyak lagi kegiatan positif, agar siapapun terutama anak-anak muda bisa menyalurkan bakat dan hobi mereka.

Sesuai informasi dari panitia, animo para peserta sangat tinggi untuk mengikuti Festival dan Kontes Burung Berkicau Kajari Sleman Cup. Apalagi, disiapkan hadiah menarik bagi pemenang kontes.

Untuk kelas utama seperti Kajari 24G, panita menyediakan harga tiket merakyat dengan hadiah berupa sepeda motor Yamaha Gear. Namun, event ini membawa misi penting untuk pelestarian fauna lokal Bumi Sembada.

”Sehingga kami membuka kelas khusus burung endemik Sleman, yaitu Sogon,” kata Pras BnR selaku panitia.

Terkait integritas lomba, Kajari Sleman menjamin transparansi dalam penjurian. Panitia menerapkan sistem Ajuan Terbuka per Blok, yang memang didesain untuk meminimalisasi komunikasi antar-juri.

Terpisah, Bupati Sleman Harda Kiswaya, mengapresiasi rencana penyelenggaraan Kajari Sleman Cup. Sebab, kegiatan positif tersebut, membawa komitmen untuk melestarikan fauna lokal di Bumi Sembada.

”Saya harap Kajari Sleman Cup dapat menjadi agenda rutin tahunan, apalagi jika berkontribusi memajukan pelaku UMKM lokal,” ucap Harda. (r-ws/par)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....