Ilham Sultansyah Hefnar, Pesepeda Yang Mendunia

  • 15 Nov 2025 09:06 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Pesepeda muda Ilham Sultansyah Hefnar memiliki berbagai prestasi yang mendunia, dari nasional hingga internasional. Memulai karier di usia 4 tahun, Sultan panggilannya akrabnya mulai bersepeda pertama kali dengan sepeda BMX dan terus meningkatkan ketrampilannya seiring bertambahnya usia.

"Jadi di SMP masih main-main,belum tahu karirnya dimana, masih nyoba olahraga futsal, badminton dan kemudian saya mendapatkan temunya di kelas 1 SMA yaitu gak tahu kenapa pengen lebih fokus di olahraga sepeda. Dan itu pertama kalinya saya dipersiapkan untuk pekan olahraga Provinsi Jawa Tengah, kemudian setelah itu berlanjut di SMA itu saya sangat didukung,"ujar Sultan kepada RRI pada Kamis (13/11/2025).

Diceritakan Sultan, pada saat covid -19 ia sempat bingung mau kemana namun kemudian ia bertemu seorang pelatih Tim Nasional dan ia dibajak bergabung bersama Tim Indonesia Muda dan menemukan mentor yang luar biasa.

"Di Tim Indonesia Muda saya beranjak ke kelas Man Elite, jdi kalau bahu sepeda itu ada 3 kelas ya kalau awal itu namanya Youth atau pemula, yang kedua itu junior dan yang ketiga masuk ke Man Elite atau Senior dan di situ benar-benar kita di uji ,tahan atau tidak di cabur pelatih sepeda ini,"ucap Sultan.

Prestasi internasional Sultan dimulai ketika ia dan Tim Rojai Indonesia mengikuti Tour of Sakarya di Turki dimana ia mulai mengenal pembalap dan ritme bersepeda kuar negeri." Bule-bule tinggi-tinggi, kuatnya luar biasa dan di situ mulai termotivasi lagi buat latihan, buat konsisten, buat menjaga pola makan ,tidur teratur, " kata Sultan.

Dari Turki,Sultan lanjut ke China untuk mengikuti race bersama Tim Kelapa Gading dan saat ini ia tergabung dalam Jakarta Pro Cycling Club. Medan beberapa negara sudah Sultan jelajahi bersama sepedanya seperti di Iran ,Oman, Cina ,Jepang. " Kemarin paling berkesan itu di Iran karena di saat itu masih gembur-gemburnya perang juga dan saya terjatuh,namanya Tur Azerbaijan di Iran , ada 5 tahapan jadi total 5 hari itu menempuh hampir 1000 km jadi perharinya melewati 200 km bisa ditempuh 5 jam dan jatuh kena barrel karena speed hampir 60 km per jam dan itu buat saya tidak fokus," kata Sultan.

Persiapan menuju lomba biasanya intens dilakukan sekitar 2 minggu dengan latihan yang terprogram secara online , asupan gizi seimbang,perbanyak karbohidrat dan kurangi protein juga makanan berserat.Dijelaskan Sultan, ada 3 tim internasional sepeda yang dinamakan Kontinental yaitu Nusantara Pro Cycling, ASC Monster dan Jakarta Pro Cycling .Race terberat yg Sultan rasakan adalah di Cina yang namanya Turguizu dimana cuacanya sangat dingin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....