Paguyuban Kensinau Giripeni Lestarikan Jemparingan
- 20 Okt 2025 18:14 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Kulon Progo : Sebagai Kalurahan Budaya, Kalurahan Giripeni mempunyai banyak kegiatan budaya salah satunya jemparingan. Jemparingan merupakan olahraga panahan tradisional gaya Mataram. Berbeda dengan panahan modern, jemparingan dilakukan dalam posisi duduk bersila.
Di wilayah Giripeni sendiri terdapat satu kelompok jemparingan bernama Paguyuban Kensinau. Paguyuban ini berdiri sejak April 2022 dan sudah terregister di Dinas Kebudayaan Kulon Progo. Anggotanya merupakan warga sekitar Padukuhan Sideman dan Kedungpring.
“Kami ada sejak 2022, dari warga sekitar Sideman dan Kedungpring berkumpul dan belajar panahan tradisional jemparingan ini,” ujar Huda, ketua Paguyuban Kensinau.
Kegiatan yang biasa dilakukan Paguyuban Kensinau seperti latihan bersama dengan jadwal berdasarkan kesepakatan anggota. Baru-baru ini, tepatnya pada Jumat (17/10/2025) malam Kalurahan Giripeni mengadakan monitoring kegiatan budaya dengan mengadakan gladen alit (kompetisi jemparingan) di Paguyuban Kensinau. Kompetisi ini diikuti oleh anggota Paguyuban Kensinau dan dari paguyuban jemparingan lain disekitar wilayah Giripeni. Yang menarik, pada gladen alit ini disediakan bebungah (hadiah) berupa bahan makanan seperti beras dan juga uang tunai.
Anggota Kensinau juga beberapa kali mengikuti kompetisi jemparingan di lain daerah seperti di Banyumas, Borobudur Magelang, Wonogiri, Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, dan Klaten. Mereka juga pernah mendapatkan juara dua dan tiga dalam kompetisi Olahraga Tradisional Kampung Emas Terbah dan Serut, Kulon Progo.
”Selain gladen alit yang kami buat sendiri, kami juga sering ikut acara gladen di luar paguyuban kami. Pernah dapat juara juga,” ujar Yustina, salah satu anggota Paguyuban Kensinau.
Kedepannya, Huda berharap Paguyuban Kensinau bisa terus berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat Giripeni dan sekitarnya. Ia juga berharap bisa semakin mengenalkan warisan budaya Mataram ini kepada masyarakat luas agar jemparingan makin digemari dan tetap lestari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....