Yogyakarta Bangkit Jadi Poros Tren Budaya Nasional

  • 30 Jun 2025 17:04 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta : Trend dan produk seni dan budaya Yogyakarta disebut sering menjadi pusaran trend yang diikuti oleh Kota lainnya di Indonesia. Ada sejumlah factor yang menjadikan Kota Gudeg Yogyakarta mampu menjadi poros trend tersendiri di Pulau Jawa dan Indonesia.

Kepada sejumlah wartawan, seorang Co Founder DAGADU Yogyakarta, Noor Arief, Senin (30/6/2025) mengatakan, pada tahun 1990an masih kental adanya dikotomi trend pusat dan daerah. Dimana yang menjadi kumparan dan poros utama adalah Kota Jakarta. Jika Yogyakarta terus mengikuti arus tentu posisinya akan terus di belakang.

Dari sinilah sejumlah pemuda di Yogyakarta mencari alternatif untuk mengimbangi pusaran trend Jakarta. Kalangan pemuda Yogyakarta waktu itu kemudian mencari dan menemukan hal-hal sederhana dan sering disepelekan dengan tampilan lebih menarik. Sejumlah memori kolektif oleh sejumlah pemuda ini kemudian diangkat Kembali.

Tentunya dengan presentasi ulang dan interaksi antar teman dan kemudian dijadikan alternatif baru. Maka lahirlah waktu itu sebuah karya baru dalam sebuah industry kaos yakni DAGADU.

“Tujuannya adalah mengangkat identitas Kota Yogyakarta dengan bduaya pop modern yang terus bertumbuh,”ujarnya.

Sementara itu, seorang seniman dan pendiri Tempa, Putud Utama mengatakan, di era 2010 merupakan era kemunculan internet sebagai penyambung informasi terdepan dari berbagai folder. Tidak bisa dipungkiri di saat itu, informasi besar didapat dari warnet. Disitu ada kehausan untuk belajar dari seseorang yang lebih piawai. Bermodalkan menantang diri, kalangan pemuda mendatangi kalangan seniman dan saling berdiskusi satu sama lain.

“Dari perkumpulan dan pertemanan ini kemudian memunculkan gagasan dan pertanyaan serta ide yang lebih menantang. Sehingga dari sinilah, trend trend baru bermunculan dari Kota Yogyakarta,”ujarnya. (NATA DWIHARSO)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....