Referensi Buku Terbaru Karya Boy Chandra "Ikhlas Penuh Luka"
- 23 Apr 2025 21:36 WIB
- Yogyakarta
KBRN,Yogyakarta : Buku yang berjudul ikhlas penuh luka merupakan buku ke 31 yang ditulis oleh seorang penulis yang lahir di padang beberapa tahun silam. Boy Chandra, penulis penuh waktu dalam program Pro2 Book review edisi Rabu (23/4/2025) membagikan beragam kisah dalam proses kreatif untuk menuntaskan karya novel terbarunya yang akan di luncurkan secara resmi awal bulan Mei yang akan datang.
Berikut kami hadirkan sinopsis dari buku ikhlas penuh luka karya Boy Chandra :
Bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang menjadi poros hidupmu? Bagaimana jika kesempatan untuk menunjukkan kasih sayang sudah hilang, menyisakan hanya kenangan dan penyesalan?
Basri, seorang pemuda yang selama ini sibuk dengan pekerjaannya sebagai juru foto gubernur, tiba-tiba harus menghadapi kenyataan pahit: ibunya meninggal dunia. Kepergian ibunya bukan sekadar kehilangan biasa, tetapi juga pukulan berat yang membuatnya menyadari betapa selama ini ia telah mengabaikan kebersamaan dengan orang yang paling mencintainya.
Duka yang ia alami bukan hanya sekadar kehilangan, tetapi juga rasa bersalah yang menggerogoti. Basri menyesal karena terlalu sibuk dengan ambisi dan rutinitasnya hingga lupa bahwa waktu dengan orang tua tidak pernah bisa diulang. Kini, yang tersisa hanyalah rumah yang sunyi, meja makan yang kehilangan kehangatan, dan seorang ayah yang mencoba tegar di balik tatapan kosongnya.
Di tengah usahanya untuk menerima kenyataan, Basri bertemu dengan Genia, seorang gadis yang juga datang ke pemakaman malam-malam, merawat kenangan akan ibunya sendiri yang telah tiada. Pertemuan itu, meski singkat dan aneh, menjadi titik awal bagi Basri untuk memahami bahwa duka bukanlah sesuatu yang harus dipendam sendirian.
Tak hanya itu, perjalanan Basri juga membawanya pada berbagai refleksi kehidupan. Ia melihat kesedihan di wajah-wajah korban bencana alam yang kehilangan segalanya dalam sekejap, bertemu dengan seorang bapak tua yang harus menerima kenyataan bahwa istrinya hanyut dalam derasnya arus banjir, serta menyaksikan bagaimana orang-orang di sekitarnya juga berjuang menghadapi luka masing-masing.
Melalui kenangan-kenangan tentang ibunya, percakapan dengan ayahnya, serta pertemuan dengan orang-orang baru, Basri perlahan menyadari bahwa keikhlasan tidak selalu datang dengan mudah. Ikhlas bukan sekadar merelakan, tetapi juga belajar menerima luka yang mengiringinya. Dan terkadang, sebelum benar-benar bisa melepaskan, seseorang harus terlebih dahulu berdamai dengan dirinya sendiri.
Boy Candra, dengan gaya menulisnya yang puitis dan penuh emosi, membawa pembaca ke dalam perjalanan batin seorang anak yang sedang mencari makna dari keikhlasan. Ikhlas Penuh Luka bukan hanya sebuah cerita tentang kehilangan, tetapi juga tentang bagaimana setiap manusia memiliki caranya masing-masing untuk bertahan, sembuh, dan menemukan kedamaian di antara kepedihan.
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....