Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Jika Gemar Berkebun

  • 18 Apr 2025 08:06 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Banyak manfaat fisik saat berkebun. Gerakan membungkuk, meregangkan tubuh, menarik, mengangkut, dan menggali yang Anda lakukan seperti kelas yoga dan latihan interval intensitas tinggi atau High Intensity Interval Training (HITT).

Penelitian yang didanai oleh American Cancer Society menemukan bahwa mereka yang berkebun akan mengonsumsi lebih banyak serat dan melakukan aktivitas fisik lebih banyak daripada mereka yang tidak berkebun. Kedua manfaat ini telah terbukti mengurangi risiko penyakit kronis dan kanker.

Dilansir dari gardeningknowhow beberapa manfaat berkebun:

Manfaat bagi tubuh

Menanam makanan sendiri akan menghasilkan peningkatan kesehatan fisik sepuluh kali lipat. Berkebun cenderung makan lebih banyak buah dan sayuran daripada mereka yang tidak berkebun, dan mereka yang berkebun secara organik menikmati hasil panen tanpa pestisida dan bahan kimia lainnya.

Berkebun seperti pergi ke pusat kebugaran.

Tidak ada tukang kebun yang hanya duduk di kursi malas. Tukang kebun bekerja keras sejak fajar hingga matahari terbenam. CDC (Centers for Disease Control and Prevention) Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan untuk melakukan aktivitas intensitas sedang selama 150 menit per minggu. Berkebun dianggap sebagai aktivitas intensitas sedang.

Menambah vitamin D

Berkebun tidak hanya membuat Anda menghirup udara segar, tetapi juga memberi tubuh dosis vitamin D yang baik, yang penting untuk kesehatan tulang, otot, dan kekebalan tubuh.

Untuk kesehatan pikiran

Berkebun bagi komunitas lansia akan meredakan kesepian yang dapat menyebabkan depresi dan masalah mental lainnya. Berkebun juga memiliki efek menenangkan yang mengurangi stres dan kecemasan. Aktivitas fisik di kebun juga melepaskan sejumlah hormon "rasa senang" seperti endorfin, epinefrin, norepinefrin, dan kortisol.

Mengurangi Risiko demensia

Berkebun terbukti membantu mengurangi risiko demensia hingga 50 persen. Berkebun mendorong fokus pada berbagai tugas seperti pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan perencanaan yang merangsang otak dan meningkatkan fungsi kognitif.

Untuk anak-anak

Berkebun adalah alat pengajaran yang hebat, yang menunjukkan kepada anak-anak bagaimana makanan ditanam, siklus hidup serangga, pendidikan gizi, dan banyak lagi. Paparan tanah sejak dini terbukti mengurangi alergi, timbulnya penyakit autoimun, dan masalah lainnya.

Interaksi sosial

Berkebun juga merupakan cara bagi orang dewasa untuk berinteraksi dengan orang lain, menumbuhkan rasa persaudaraan, dan merangsang fungsi kognitif mereka yang dapat mengurangi depresi dan kesepian. (dina/atang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....