Cara Mengatasi Kaki Keseleo dan Cedera Lainnya Saat Berlari
- 12 Apr 2025 17:45 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Jika tidak disertai pemanasan yang tepat, olahraga dapat menyebabkan cedera. Begitu juga dengan maraton atau olahraga lari. Bagi pelari yang baru pertama kali mengikuti kegiatan ini, penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
Beberapa waktu lalu, Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Warjiyani menyampaikan langkah supaya tetap aman saat lari. “Mulai dari mencegah cedera hingga mengetahui cara menangani masalah umum seperti lecet atau kram,” katanya.
Menurut Warjiyani ada beberapa masalah yang sering terjadi saat olahraga lari dan cara mengatasinya:
1. Ketegangan dan keseleo
Merupakan cedera pada jaringan lunak seperti otot, tendon, dan ligamen. Biasanya disertai dengan bengkak, memar, atau kesulitan memindahkan area yang cedera. Cara mengatasinya dengan duduk dan mendukung bagian yang terluka dalam posisi nyaman. Dinginkan area tersebut dengan kompres dingin hingga 20 menit. Namun, jika sakit parah, dianjurkan mengunjungi pihak medis.
2. Dehidrasi
Kondisi ketika cairan dan garam esensial hilang dari tubuh tanpa diganti. Dapat menyebabkan kram, pusing, atau kelelahan. Cara mencegahnya dengan minum air secara teratur selama perlombaan. Mencari minuman elektrolit atau isotonik juga dapat mengisi garam esensial serta cairan, jika berkeringat berat.
3. Lecet
Untuk menghindarinya adalah dengan memakai sepatu aman dan nyaman. Selain itu sebelum berlari, penggunaan perban khusus lepuh juga dianjurkan pemakaiannya. Jika telanjur melepuh, dianjurkan untuk menghindari menusuk bagian lepuh. Bersihkan secara lembut dengan air dan tisu antiseptik. Tutupi lepuh dengan bantalan kain kasa kering yang bersih. Hal ini untuk melindungi saat berlari. (rna/par)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....