Hervia Hantarkan 10 Varietas Lokal Hoya Yogyakarta Dapatkan Sertifikasi

  • 24 Jan 2025 14:18 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Hoya merupakan salah satu tanaman khas yang sudah terkenal di wilayah Indonesia. Dengan keunikan bentuknya, hoya banyak dicari oleh pecinta tanaman hias. Hal ini karena tanaman hoya tak hanya bisa menjadi hiasan melainkan dapat dibudidayakan untuk mendatangkan manfaat ekonomis.

Ketua Komunitas Perkumpulan Pelestari Tanaman Hoya Indonesia (PPTHI), Hervia Latuconsina mengatakan bahwa tanaman hoya memerlukan konservasi selama puluhan tahun untuk dapat dideskripsi serta diberi nama.

“Saat ini hoya telah menjadi salah satu tanaman yang digemari di berbagai penjuru dunia dan pendaftaran varietas tanaman ini membutuhkan proses penelitian yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan waktu yang panjang,” kata Hervia kepada RRI, Senin (20/01/2025) awal pekan ini.

Hervia menambahkan, saat ini telah tersertifikasi 10 varietas lokal tanaman hoya diantaranya Sembada Rejo, Eksabinangun, Jenar Kluthuk, Planthaven, Padasan, Suweng Jambon, Hoya Sembada, Asteria Maron Sembada, Cinta Sembada, dan Jawa Sembada. Sebanyak 10 varietas hoya ini telah didaftarkan secara nasional oleh Pemkab Sleman sebagai bentuk komitmen melindungi dan melestarikan varietas tanaman lokal. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3 Sleman, Suparmono, juga menyampaikan dengan adanya sertifikasi ini menambah khasanah pelestarian tanaman lokal di Kabupaten Sleman.

Hervia mengatakan, masih terdapat 40 varietas hoya yang belum didaftarkan dan masih dalam proses. Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan), Leli Nuryati menyampaikan bahwa hoya memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan ekonomi yang tinggi dengan varietasnya, maka dari itu, leli masih menunggu pendaftaran 40 varietas hoya lainnya.

Kepemilikan tanaman hoya telah diakui oleh pemerintah melalui Kementan sebagai sumber daya genetic spesifik lokasi sehingga berstatus public domain untuk terhindar dari ancaman biopiracy. “Tanaman Hoya juga diakui memiliki kualitas yang bagus dan menjadi salah satu aset bangsa yang sangat berharga,” ujarnya. (titik/kiyya/avi/atang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....