Pameran Lukisan dalam Kamar Digelar di Loman Park Yogyakarta
- 12 Agt 2026 23:14 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Loman Park Hotel Yogyakarta kembali memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman menginap yang memadukan kenyamanan, seni, dan budaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Special Launching In-Room Painting Exhibition yang menghadirkan karya-karya Pelukis Koko, seniman asal Yogyakarta yang dikenal melalui karya dengan detail tinggi serta kekhasan tema kedirgantaraan, kendaraan klasik, dan bangunan bersejarah.
Peluncuran pameran tersebut telah berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Loman Park Hotel Yogyakarta. Kegiatan digelar dalam dua sesi, yakni pukul 15.00–17.00 WIB dan dilanjutkan pukul 19.00–21.00 WIB. Konsep In-Room Painting Exhibition menjadi daya tarik tersendiri karena karya seni tidak hanya ditempatkan di ruang pamer konvensional, tetapi dihadirkan langsung ke ruang personal berupa kamar hotel sehingga memberikan pengalaman apresiasi yang lebih intim bagi para tamu.

Managing Director Loman Park Hotel Yogyakarta, Handono S. Putro, mengatakan penyelenggaraan pameran tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan hotel tidak sekadar sebagai tempat bermalam, tetapi juga ruang yang mampu mempertemukan masyarakat dengan karya seni. Menurutnya, nilai-nilai budaya Yogyakarta menjadi salah satu landasan dalam mengembangkan konsep pelayanan dan pengalaman bagi para tamu. “In-Room Painting Exhibition ini adalah wujud nyata dari dedikasi kami untuk menjadikan Loman Park Hotel bukan sekadar tempat menginap, melainkan ruang apresiasi seni yang hidup,” ujarnya.
Handono menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan nilai “Urip Iku Urup” dan “Memayu Hayuning Bawana” yang menjadi bagian dari napas pelayanan Loman Park Hotel Yogyakarta. Melalui pameran tersebut, pihak hotel ingin memberikan ruang bagi seniman untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat sekaligus mendekatkan seni kepada tamu domestik maupun mancanegara. “Membawa karya maestro seperti Pak Koko langsung ke dalam kamar tamu merupakan cara kami mendekatkan keindahan seni pada jiwa para tamu sekaligus merawat kebudayaan,” ucapnya.

Pelukis Koko merupakan seniman otodidak kelahiran Yogyakarta yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia seni. Selain dikenal sebagai pelukis, Koko juga memiliki pengalaman sebagai penerbang glider atau pesawat layang. Latar belakang tersebut turut memengaruhi karakter karya-karyanya yang banyak mengeksplorasi dunia penerbangan, pesawat udara, kendaraan klasik, serta bangunan bersejarah dengan tingkat presisi dan detail yang kuat. Karya-karyanya bahkan telah dikenal oleh kolektor dan penikmat seni di tingkat nasional maupun internasional.
Sejumlah karya Pelukis Koko juga memiliki rekam jejak sebagai cenderamata bernilai tinggi yang diberikan kepada sejumlah tokoh dan institusi internasional. Di antaranya kepada Perdana Menteri Malaysia dan tim aerobatik Angkatan Udara Korea Selatan, The Black Eagles, dalam Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2023. Karyanya juga pernah diberikan kepada tim aerobatik Royal Australian Air Force, Roulettes, pada 2024, serta kepada Sultan Brunei Darussalam, His Majesty Sultan Haji Hassanal Bolkiah, dalam rangka Peringatan HUT ke-65 Angkatan Bersenjata Diraja Brunei pada Mei 2026.

Peluncuran pameran tersebut turut mendapat perhatian dari berbagai kalangan, mulai dari seniman, tokoh publik, pemerintah, pelaku pariwisata, kolektor hingga media massa. Sejumlah tokoh yang hadir antara lain seniman dan komedian legendaris Yati Pesek, tokoh otomotif nasional Lulut Retro, serta Ali Sudibyo selaku General Manager Bandara Halim Perdanakusuma. Perwakilan Dinas Pariwisata, jajaran seniman dan kolektor juga turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan adanya ruang kolaborasi antara sektor perhotelan, pariwisata, seni, dan budaya yang dapat terus dikembangkan di Yogyakarta.
Melalui In-Room Painting Exhibition, Loman Park Hotel Yogyakarta berupaya menghadirkan pendekatan baru dalam menikmati karya seni sekaligus memperkuat identitas hotel sebagai bagian dari ekosistem pariwisata berbasis budaya. Kolaborasi dengan Pelukis Koko diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peluncuran, tetapi menjadi langkah berkelanjutan untuk mempertemukan seniman dengan wisatawan dan masyarakat. Inisiatif tersebut sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai kota yang memiliki ekosistem seni dan budaya yang hidup, serta mampu dikemas melalui pengalaman pariwisata yang kreatif dan berkarakter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....